Ekspansi Usaha, MAPA Tak Bagikan Dividen

Ekspansi Usaha, MAPA Tak Bagikan Dividen

  Sabtu, 18 May 2019 11:35
TREN POSITIF: Pengunjung melihat tempat tidur di gerai SOGO Tunjungan Plaza 3, Surabaya.FRIZAL/JAWA POS

Berita Terkait

UNTUK pengembangan bisnis perseroan, RUPST PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) memutuskan tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2018. Tahun lalu pendapatan bersih perusahaan ritel sport dan gaya hidup itu meningkat 23 persen menjadi Rp 6,2 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama 2017, yakni Rp 5,1 triliun.

Sedangkan laba usaha melonjak40,8 persen menjadi Rp 867 miliar bila dibandingkan dengan tahun

sebelumnya Rp 616 miliar. “Terkait tidak adanya pembagian dividen, kita menggunakan lebih ke

pengembangan usaha,” jelas Sekretaris Perusahaan MAPA Ratih D. Gianda kemarin.

Tahun ini belanja modal (capex) perusahaan yang mengoperasikan 1.089 gerai di 74 kota itu dianggarkan Rp 300 miliar. Penambahan gerai tahun lalu sekitar 111, baik mono-brand maupun multibrand. Emiten dengan kode per dagangan MAPA itu merupakan anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang membawahkan 2.300 retail stores mulai Starbucks hingga SOGO. Sementara itu, potensi penjualan produk home and living masih terbuka lebar seiring dengan pesatnya pertumbuhan properti di Surabaya. Hal itu membuat SOGO Department Stores optimistis mampu meningkatkan sales di segmen tersebut sampai akhir 2019.

Manager Home Department SOGO Tunjungan Plaza Surabaya Ari Kristanty mengakui bahwa persaingan antarpusat perbelanjaan semakin ketat. Terlebih lagi dengan berbagai gempuran e-commerce. “Tapi, kami tidak khawatir. Pembangunan rumah, hotel, dan apartemen di Surabaya

membuat permintaan perlengkapan rumah masih cukup tinggi,” terangnya kemarin.

Tahun lalu kategori home and living SOGO berhasil meraih pertumbuhan penjualan 20 persen jika dibandingkan dengan 2017. Ditopang produk matras yang berkontribusi terhadap sales 50 persen. Lalu, disusul ko per 20 persen. 

Sisanya diper oleh dari seprai, karpet, kursi kesehatan, dan lain lain. “Memasuki Lebaran ini, kami

yakin demand produk home and living semakin melonjak,” ujarnya. (nis/car/c10/oki)

Berita Terkait