Eks Ketum PPP Dibantarkan Lagi

Eks Ketum PPP Dibantarkan Lagi

  Minggu, 2 June 2019 09:41

Berita Terkait

JAKARTA – Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy kembali menginap di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Rawat inap dilakukan setelah Romy kembali mengeluh sakit saat ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (31/5). 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, keputusan melakukan perawatan inap itu dilakukan atas dasar diagnosa dokter. Hanya, Febri belum bisa menyebutkan apa penyakit yang dialami Romy sehingga perlu dirawat inap di RS Polri. ”Yang jelas RMY (Romy) kembali mengeluh sakit dan setelah dibawa ke RS Polri, dibutuhkan rawat inap,” kata Febri, kemarin (1/6). 

KPK pun kembali memutuskan melakukan pembantaran terhadap tersangka dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) itu. Dengan begitu, rawat inap di RS tidak mengurangi masa penahanan yang dilakukan KPK. ”Pembantaran dilakukan sejak yang bersangkutan dirawat inap,” jelas mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) itu. 

Sebelumnya, KPK pernah melakukan pembantaran terhadap Romy pada awal April lalu. Ketika itu, Romy yang baru beberapa ditahan di Rutan KPK mengeluh sakit pada bagian pencernaan. Romy pun menjalani rawat inap di RS Polri sekitar hampir satu bulan. Dia kembali ke Rutan KPK pada awal Mei. Bersamaan dengan itu pembantaran Romy dicabut. 

Selama ditahan di Rutan KPK, Romy beberapa kali mengeluhkan kondisi tahanan. Dia sempat menyebut bahwa air minum di rutan KPK di Gedung Penunjang Kavling 4 (K4) menyebabkan sejumlah tahanan mengalami diare. Dia pun meminta KPK menguras dispenser air. Di saat bersamaan, KPK membantah bila dispenser air di rutan tidak sehat. (tyo)

Berita Terkait