Ekonomi Pasar Pantai Lumpuh

Ekonomi Pasar Pantai Lumpuh

  Senin, 4 June 2018 10:00
BANJIR: Patroli gabungan dilaksanakan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pasar Pantai Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Berita Terkait

NANGA PINOH-Akibat banjir beberapa hari aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Pantai Nanga Pinoh, kabupaten Melawi lumpuh total.

Luapan air hujan dari hulu sungai ini menggenangi ratusan tokoh dan rumah penduduk di pusat perbelanjaan tradisional. Kondisi banjir seperti ini sudah sering dialami masyarakat yang berada di Pasar Pantai dan sekitarnya.

"Banjir di Pasar Pantai sudah sering terjadi. Ini karena hujan deras terjadi di daerah Hulu Sungai Melawi. Akibatnya luapan air menggenai pasar pantai dan rumah warga sekitarnya," ucap Joni, pedagang toko Pasar Pantai, Minggu (3/6).

Dia mengatakan kondisi banjir akan surut biasanya satu minggu kedepan. Hingga kini banjir sudah memasuki hari ke lima di Pasar Pantai. Namun genangan air masih berada 1 meter karena rumah warga tersebut berdampingan langsung dengan Sungai Melawi.

Ia melanjutkan kalau di pinggiran jalan umum Provinsi Pasar Nanga Pinoh tidak terendam banjir. Dikarenakan lokasi bangunan disekitarnya berada didataran yang lebih tinggi dibandingkan dengan Pasar Pantai.

"Genangan air hujan kini sudah mulai surut. Semoga saja kondisi banjir seperti ini cepat berakhir. Begitu juga ekonomi masyarakat kita harapkan dapat kembali berjalan lancar," imbuh pedagang sembako di Pasar Pantai Nanga Pinoh.

Sementara Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin melalui Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Mulai Sambiring menambahkan pihaknya sudah melakukan patroli gabungan di lokasi banjir Pasar Pantai Nanga Pinoh.

Adapun yang ikut dalam patroli gabungan dari Bhabinkantipmas Brigadir Amir, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi Syafarudin, Dinas Perhubungan dan anggota Kodim 1205 Sintang Sertu Slamet dan Balai Wilayah Sungai Satu (BWS) Kalimantan Barat.

"Banjir ini bisa terjadi karena luapan air dari Sungai Melawi dan Sungai Pinoh yang mengenai pemukiman warga. Khususnya  di Pasar Pantai,  Desa Paal dan Sesa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh," tukasnya.

Dalam patroli Bhabinkantibmas juga menghimbau warga agar lebih hati-hati dengan adanya banjir. Terutama jaringan listrik bila tidak penting mohon di matikan. Serta mengamankan barang berharga yang tidak tahan dengan air. 

Ia mengungkapkan awasi juga anak-anak yang belum bisa berenang. Begitu juga orang tua yang sudah lanjut usia agar dapat diungsikan di tempat yang aman.

"Selama dilakukan giat patroli gabungan belum ditemui ada korban atau warga yang melaporkan akan kejadian yang membahayakan bagi keselamatan masyarakat, akibat banjir di Pasar Pantai Nanga Pinoh atau sekitarnya," imbuhnya.  (irn)

Berita Terkait