Eka Priadi Pimpin HATTI Kalbar

Eka Priadi Pimpin HATTI Kalbar

  Jumat, 26 April 2019 10:37
PAPARAN: Eka Priadi memberikan paparan dalam Seminar Nasional dan Musyawarah Daerah HATTI Kalbar. IST

Berita Terkait

Gelar Seminar Nasional & Musyawarah Daerah

PONTIANAK - Dr Ing Eka Priadi MT dilantik sebagai Ketua Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia Komisariat Daerah Kalimantan Barat (HATTI Komda Kalbar) periode 2019-2023 dalam acara Seminar Nasional dan Musyawarah Daerah di Hotel Ibis Pontianak, Rabu, 24 April 2019. Semnas mengusung tema ‘peran penting aspek geoteknik dalam pengembangan infrastruktur di Kalbar’.

“Ke depan, kami akan lebih perkuat litbang (penelitian dan pengembangan). Karena kita tahu, deposit di Kalbar, khususnya di Pontianak, memiliki tanah gambut. Ini permasalahan untuk konstruksi,” ujar Eka.

HATTI secara asosiasi khusus berada pada bidang geo teknik, pada sub structure, bagian pondasi. “Kami fokus di pondsi, kestabilan lereng, titik penahan tanah,” katanya.

Menurutnya, kendala saat ini masih terbatasnya sumberdaya manusia yang ahli dan memahami geoteknik. “Walau ada yang predikat S3, tetapi memang praktisi kita masih sedikit yang memahami bidang geoteknik. Ini mungkin kewajiban kami juga untuk memberikan edukasi bagi para insiyur di lapangan untuk mengerti dan memahami bidang geoteknik. Hal ini sangat penting,” jelasnya.

Saat ini HATTI cabang Kalbar memiliki 80 anggota tetap, yang memiliki SKA sekitar 20 anggota. “Jika dibandingkan banyaknya proyek di lapangan, SDM-nya sedikit sekali,” ujarnya.

Selain litbang, pihaknya juga fokus pada peningkatan kapasitas, memberikan edukasi bagi anggota. “Kita harus mempersiapkan tenaga lokal. Meskipun, ketika orang luar datang ke sini, ketika bicara geoteknik, mereka tetap konsolidasi dengan kami. Ini karena tanah spesifik ini hanya ada di Kalimantan, tentu kita di lokal yang lebih paham,” katanya.

Peningkatan kapasitas SDM pun ditekankan Dr rer nat Rustamaji, ketua HATTI Komda Kalbar sebelumnya. “Seperti disampaikan Pak Eka tadi, salah satu upaya kami dengan memberikan pelatihan, short course, atau seminar. Selama ini rata-rata kami baru gelar seminar nasional satu kali setahun. Kami hadirkan pembicara tingkat nasional, ahli praktisi geoteknik. Bisa membahas laporan kasus atau success story. Intensitas semnas ini perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu, HATTI pun melakukan sertifikasi. Indonesia, khususnya Kalbar tidak bisa menghidari kompetisi dari negara lain, apalagi sejak MEA, pasar bebas. “Semua bisa langsung. Kita harus punya anggota tersertifikasi atau punya sertifikat keahlian. Di Kalbar, kami rasa masih kurang, sangat perlu ditambah. Di nasional pun jumlah ahli geoteknik yang tersertifikasi tidak cukup banyak,” ujarnya.

Penambahan tenaga ahli geoteknik tersertifikasi menjadi target nasional. “Karenanya tadi dari pusat menyampaikan, HATTI Kalbar ini bukan cabang, tetapi tepatnya komisariat daerah. Kami kepanjangan tangan dari tubuh organisasi pusat,” tutupnya. (mde/ser)

Berita Terkait