Edi Kamtono: Perbanyak Rute Wisata Kapuas

Edi Kamtono: Perbanyak Rute Wisata Kapuas

  Kamis, 1 November 2018 10:32
KAMPUNG CAPING: Kampung Caping di Mendawai adalah salah satu destinasi wisata baru di pinggiran Sungai Kapuas yang berbasis swadaya masyarakat. Kampung ini masuk dalam Susur Sungai Kapuas yang digagas BP2KP. ARISTONO/PONTIANAK

Berita Terkait

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Kamtono mengatakan pariwisata berbasis Sungai Kapuas akan terus dikembangkan. Salah satunya adalah dengan memperbanyak titik simpul dan rute wistara Sungai Kapuas. Hal ini disampaikannnya saat membuka Susur Sungai Kapuas yang digagas Badan Promosi Pariwisata Kota Pontianak (BP2KP). 

Adapun rute dalam Wisata Susur Sungai Kapuas yakni dimulai seluruh peserta berkumpul di Tanam Alun - Alun Kapuas. Dengan menggunakan kapal wisata yang tersedia menuju Tugu Khatulistiwa -  Area Kampung Caping - Kampung Tembelan - Kampung Beting - Istana Kadariah - Masjid Sultan Abdurrahman dan kembali ke Taman Alun - Alun Kapuas.

“Pemerintah kota sudah mulai mengarahkan pengembangan wisata Pontianak pada potensi Sungai Kapuas dan pesonanya. Sejumlah infstruktur sudah dibangun. Apalagi dari histori dan bangunan bersejarah serta budaya sangat kental di tepian sungai. Sungai menjadi awal peradaban dulu dan kini," kata dia.

Dia berharap melalui selusur Sungai Kapuas bida mendapatkan inspirasi dan inovasi terkait pengembangan wisata Kota Pontianak. "Saya berharap titik simpul obyek wisata di Pontianak semakin banyak. Sehingga alternatif wisatawan semakin banyak pula," harap dia.

Menurutnya, pemerintah pusat juga memberikan dukungan terhadap pengembangan pariwisata Sungai Kapuas, termasuk pembangunan infrastruktur. Selain itu sebuah even besar Karnaval Khatulistiwa di tahun 2015 yang dihadiri Presiden Jokowi juga digelar di Sungai Kapuas.  “Sebenarnya even itu untuk memancing kita agar mengadakan even di Sungai Kapuas. Makanya tahun depan kita akan mengadakan dragon race (perahu naga) bertaraf internasional,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua BP2KP Moch Rizal Razikan mengatakan momentum memperingati hari Hut Kota Pontianak Ke-247 menjadi momentum utuk mendorong pemerintah dan masyarakat dalam membangun destinasi wisata Sungai Kapuas. Apalai di tepian sungai terpanjang di Indonesia ini banyak potensi sosial-budaya yang bisa diangkat.

Dia menjelaskan dalam Wisata Susur Sungai Kapuas tersebut selain diikuti pengurus BP2KP juga dari Disporapar Kota Pontianak, ASITA Kalbar, PHRI Kalbar, IGHMA Kalbar, HPI Kalbar, komunitas pariwisata dan mahasiswa pariwisata dari Politeknik Negeri Sambas (Poltesa). "Ada sekitar 75 orang yang terlibat dikegiatan kami ini. Pihak yang berkecimpung atau terlibat di sektor pariwisata kita undang," jelas dia.

Menurutnya, dengan keterlibatan semua pihak dalam mengenalkan wisata tepian Sungai Kapuas menunjukan kolaborasi sudah dibangun. Hanya tingga penataan dan pematangan prioritas pengembangan wisata di Kota Pontianak. "Kita berkumpul melalui kegiatan ini merupakan bukti kita sudah kompak. Tinggal kita bergerak dan berkolaborasi berdasarkan kapasitas masing - masing namun pada koridor visi yang sama, memajukan pariwisata Kota Pontianak," pungkasnya. (ars)

Berita Terkait