Dunia Mengecam, 49 Orang Tewas Akibat Penembakan di Dua Masjid Selandia Baru

Dunia Mengecam, 49 Orang Tewas Akibat Penembakan di Dua Masjid Selandia Baru

  Jumat, 15 March 2019 16:37
Korban penembakan di masjid langsung dibawa pergi dengan ambulans (AFP)

Berita Terkait

Komisioner Polisi Selandia Baru Mike Bush mengatakan, jumlah korban tewas akibat penembakan di dua masjid di Selandia Baru mencapai 49 orang. Setidaknya, sebanyak 41 orang tewas saat diberondong tembakan di Masjid Deans Avenue.

Sejauh ini, polisi telah menangkap tiga pria dan satu perempuan terkait penembakan di dua masjid di Selandia Baru pada Jumat (15/3). Sebelum terjadi penembakan, terdapat sebuah unggahan di media sosial terkait anti-imigran dan anti-Muslim.

Sebuah akun yang diyakini milik salah satu penyerang mengunggah sebuah tautan ke sebuah manifesto 87 halaman yang dipenuhi dengan ide-ide anti-imigran, anti-Muslim, dan penjelasan untuk sebuah serangan. Manifes tersebut pun belum ditandatangani.

Wartawan TVNZ Anna Burns Francis mengatakan kepada CNN, setidaknya satu dari penembak itu diyakini warga negara Australia. Sementara itu, seorang saksi dari tempat kejadian menggambarkan tersangka adalah seorang pria berkulit putih, berusia 30–40-an tahun dengan mengenakan seragam. Akan tetapi, CNN belum dapat mengonfirmasi detail tentang penyerang.

Selain itu, sebuah video live yang viral di media sosial terkait penembakan telah dihapus oleh Facebook. Juru Bicara Facebook Selandia Baru, Mia Garlick mengatakan, video yang menunjukkan penembakan di Christchurch telah dihapus.

"Polisi Selandia Baru memberitahu kami sebuah video di Facebook tak lama setelah streaming langsung dimulai dan kami dengan cepat menghapus akun Facebook dan Instagram penembak dan videonya," kata Garlick.

Video itu tampaknya menunjukkan seorang pria bersenjata berjalan ke masjid dan melepaskan tembakan. Polisi Selandia Baru telah meminta pengguna media sosial untuk tidak membagikan video yang telah didistribusikan secara online.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia 
Reporter      : Verryana Novita Ningrum 
Copy Editor : Fersita Felicia Facette/Jawa Pos

Berita Terkait