Dukung Nawa Cita Jokowi

Dukung Nawa Cita Jokowi

  Sabtu, 24 September 2016 09:51

KUBU RAYA-Kabupaten Kubu Raya terus berkembang menuju kabupaten modern. Ini ditunjukan dengan berdirinya beberapa pusat perbelanjaan masa kini. Salah satunya Un Mart di Jl Adisucipto Km 10,6. Pusat perbelanjaan masa kini ini mengusung konsep “One Stop Shopping” dan “Semua Ada Disini”. Tak terasa Un Mart telah memasuki usia dua tahun. Telah banyak yang dilakukannya bersama masyarakat Kubu Raya dalam mendukung Nawa Cita Presiden Jokowi.

Diantaranya Penciptaan Entrepreneur (kewiraswastaan) mulai dari seorang mantan TKI sampai masyarakat lokal lainnya. Muhammad Hassan, mantan TKI yang telah bekerja selama 16 tahun di luar negeri bahkan sudah mencapai puncak karir sebagai Chief Cook (Kepala Koki) di Halim Plaza Hotel dan My Place Café di Ibukota Bandar Seri Begawan.

Sejak kecil bercita-cita menjadi seorang wiraswastawan, namun sulit terwujud. Selepas SMA ia pernah bekerja di Rental VCD dan penjaga toko kelontong di Pontianak tapi hasilnya minim. Ia memilih hijrah mencari kehidupan yang lebih baik ke negeri Jiran. Ketekunan dan bakat memasak mengantarkan ia menjadi seorang Chief Cook di salah satu hotel dan restoran ternama di Brunei Darussalam.

Walaupun puncak karir sudah diraih di negeri orang tapi ia rindu ingin mengabdikan diri di Indonesia. Saat cuti pulang ke Indonesia ia mendapat informasi pembukaan Un.Mart dan mengajukan diri mengelola salah satu stand food court. Diluar dugaannya ternyata pihak management Un.mart memberikan hak swakelola tanpa biaya sewa, listrik dan air. Dari situ lah ia mulai menapakan langkah sebagai seorang entrepreneur sesuai cita-cita dan hasilnya cukup memuaskan.

Un.Mart juga bersinergi dengan Perusahaan Start Up (Pengusaha Pemula) lokal yang kesulitan mencari pangsa pasar untuk pemasaran produknya. Satria seorang Start Up yang bergerak dalam property khususnya penjualan kaplingan dengan nama dagang Asia Land. Sebelum kehadiran Un.Mart ia kesulitan mempromosikan tanah kaplingannya di lokasi Rasau Jaya. Setelah kehadiran Un.Mart dengan memanfaatkan lokasi pameran yang disediakan banyak transaksi dan sosialisasi lokasi kaplingan. Sangat memudahkan calon konsumennya yang juga merupakan pengunjung Un.Mart.Sekarang Start Up tersebut telah berkembang dan melebarkan sayap usaha sampai di luar Kubu Raya.

Un. Mart juga memberi ruang berkarya musisi lokal agar bisa tetap Eksis. Cak nun musisi, perantau dari Jawa yang sudah menetap di Kubu Raya bersama teman penyanyi berbakat asli Kubu Raya dulunya mengalami kesulitan mempertahankan eksistensi kiprah di bakat seni mereka.  Mereka harus banting stir kerja serabutan untuk memenuhi hajat hidup.Namun kehadiran Un.Mart yang memberikan ruang untuk tampil menghibur pengunjung terutama di café Un.Mart secara rutin, mengubah nasib musisi-musisi lokal menjadi baik. Cak Nun juga rutin mengajak musisi lokal lainnya tampil bareng sambil mensosialisasikan jasa hiburan kepada pengunjung.

Selain itu, Un.Mart memberi kesempatan kerja kepada tenaga profesional lokal. Effendi, pimpinan Un.Mart sekarang, sebelumnya adalah seorang profesional dalam pengelolaan penjualan Ritel yang bekerja sebagai general manager di sebuah pusat pembelanjaan terkenal di luar negeri selama belasan tahun.Owner Un.Mart menariknya, agar bisa mendedikasikan ilmu dan pengalaman mendidik tenaga tenaga lulusan sekolah lokal agar mereka bisa bekerja profesional dengan standar global. Inilah yang mengantarkan Un.mart sebagai pusat pembelanjaan masa kini berbeda dengan supermarket umumnya. Mendidik tenaga tenaga muda lokal agar bisa bekerja profesional sesuai dengan Jobdesk (Job Description) yang dibebankan kepada mereka.

Semua Pramuniaga Un.mart telah melalui serangkaian Pelatihan dan Training yang dipandu dengan modul dan pemateri yang berkompeten. Diharapakan mereka nantinya dapat bekerja secara profesional dalam melaksanakan job desk-nya.Yang melaksanakan pelatihan dan training dengan baik diberikan Sertifikat yang berisi hasil penilaian pelatihan dan training sehingga kemudian hari bisa dijadikan sebagai rujukan kerja jika ingin bekerja di perusahaan lain.

Sebagai tanda syukur di Acara Ulang Tahun ke 2 ini, Un.Mart memberikan potongan harga spesial agar bisa turut membantu masyarakat dalam dalam kesulitan ekonomi sekarang ini. Beberapa contoh bahan pokok yang dijual cukup murah seperti, Indomie KA Rp 1800/bks atau Rp 71.900/dus, Indomie Goreng putih Rp 2000/bks atau Rp 77.700/dus,Pepsodent 190g Rp 7500/pcs,Sunlight Cair 800 ml Rp 12.200/bks,Kecap sachet Bango 600 ml Rp 21.300/bks dan masih potongan harga 20-50 % untuk produk non food lainnya.Perayaan Ultah Un.mart terakhir pada tanggal 24 dan 25(Sabtu & Minggu) September 2016.(*)