Dua Penyelenggara Pemilu Meninggal

Dua Penyelenggara Pemilu Meninggal

  Selasa, 23 April 2019 11:13
LAKA LANTAS: Simson, anggota KPPS TPS 001 Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara, mengalami kecelakaan lalu lintas sepulang mengantar logistik Pemilu ke PPS Desa Nanga Nyabau, saat Pemilu lalu. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Satu Alami Laka Lantas

PUTUSSIBAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu mencatat dua penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung pada 17 April lalu di kabupaten ini, meninggal dunia. Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Kapuas Hulu Ahmad Yani.

“Kami baru mendapatkan informasi, jika ada dua petugas penyelenggaran Pemilu di Kabupaten Kapuas Hulu meninggal dunia,” kata Yani kepada Pontianak Post.

Korban yang meninggal, diungkapkan Yani, di antaranya, Robertus Verdi Sinata (27) dan Bonifasius Ngegang (47). Robertus, menurut Yani, merupakan anggota PPK Kecamatan Seberuang. Dia menjelaskan bahwa yang bersangkutan meninggal dunia karena kecelakaan pada 16 April malam, sekitar pukul 20.00 WIB, setelah mengantar logistik ke PPS/TPS. Sementara Bonifasius, diungkapkan Yani, merupakan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lanjak Deras, Kecamatan Batang Lupar. Dia menambahkan bahwa yang bersangkutan meninggal pada 18 April malam.

“Terus terang, kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Mereka adalah pahlawan-pahlawan Pemilu yang harus diapresiasi kinerjanya dalam menjalankan tugas demi terselenggaranya Pemilu di Kapuas Hulu berjalan lancar,” ungkap Yani.

Selain kedua petugas penyelenggara pemilu yang dilaporkan meninggal dunia tersebut, KPU juga menerima laporan adanya petugas yang jatuh sakit usai proses pemungutan suara. “Laporan yang kami terima ada juga petugas yang sakit setelah menjalankan tugasnya. Tapi itu perlu kami konfirmasi kembali,” katanya.

Pelaksanaan Pemilu serentak 2019 ini benar-benar menyita begitu banyak energi. Mulai dari proses pendataan daftar pemilih tetap (DPT), pendistribusian logistik, hingga pemungutan suara.

Sementara berdasarkan data nasional, sebanyak 54 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), meninggal dunia seusai menjalankan tugas menghitung dan merekap suara hasil Pemilu 2019. Selain itu, 32 petugas KPPS dilaporkan sakit.

Data tersebut berdasarkan laporan yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Minggu (21/4). Jumlah tersebut masih mungkin bertambah lantaran KPU terus melakukan pembaruan data. Saat ini, petugas juga masih melakukan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. (arf)
 

Berita Terkait