Dua Gedung di Mempawah Segera Difungsikan

Dua Gedung di Mempawah Segera Difungsikan

  Jumat, 26 April 2019 10:37
SIAP DIFUNGSIKAN: Bupati, Hj Erlina dan Wakil Bupati, HM Pagi saat meninjau MMC dan Rumah Adat Melayu di Kota Mempawah. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Dua gedung hasil pembangunan Pemerintah Kabupaten Mempawah akan segera difungsikan. Yakni Rumah Adat Melayu dan Mempawah Convention Centre (MCC) di Jalan Raden Kusno, Kota Mempawah. Rencananya, operasional kedua bangunan mewah itu akan dimulai setelah Idulfitri nanti.

Memastikan kesiapan operasional kedua gedung tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH melakukan peninjauan dilokasi, kemarin sore. Bersama Wakil Bupati, H Muhammad Pagi, kunjungan Erlina juga diikuti sejumlah SKPD Pemerintah Kabupaten Mempawah. Para pejabat daerah ini berkeliling dan melihat secara dekat hasil pembangunan.

“Dari hasil peninjauan ini, kita mengevaluasi beberapa hal berkaitan dengan penyempurnaan untuk mendukung operasional gedung tersebut nantinya. Secara keseluruhan tidak terlalu banyak pembenahan lagi,” kata Erlina kepada wartawan.

Misalnya, Erlina mencontohkan, bangunan Rumah Adat Melayu yang dinilainya sudah cukup baik. Hanya saja, perlu penambahan sejumlah ornamen-ornamen khas masyarakat Melayu Kabupaten Mempawah pada bagian interior gedung. “Penambahan ornamen-ornamen ini perlu tampilkan agar semakin mengentalkan identitaskan dari bangunan tersebut. Untuk ornamen di luar gedung sudah cukup baik,” nilainya.

Kemudian, Erlina juga menyoroti pembangunan pagar dan halaman yang menurut dia masih perlu dilakukan pembangunan dan penataan. Pembangunan tersebut rencananya baru akan terealisasi pada APBD 2020 nanti. “Kalau APBD Perubahan 2019 cukup sulit untuk anggaran pembangunan. Jadi, kemungkinan maksimalnya pada APBD 2020. Semuanya akan kita tuntaskan kekurangan-kekurangan di lapangan,” tegasnya.

Terkait operasionalnya, Erlina menilai dalam waktu dekat kedua bangunan tersebut sudah dapat difungsikan. Meski perlu dilakukan penambahan dan pembenahan, namun secara keseluruhan bangunan sudah dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat. “Kita agendakan setelah Idul Fitri, MMC dan Rumah Adat Melayu ini sudah bisa dioperasionalkan. Silahkan digunakan untuk kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan maupun acara-acara syukuran, hajatan dan lainnya,” papar Erlina.

Lebih jauh, Erlina mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah untuk merawat dan menjaga keberadaan bangunan tersebut. Sebab, menurut dia, keberadaan MMC dan Rumah Adat Melayu merupakan salah satu icon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Pemerintah sudah membangunkan fasilitas, maka masyarakat berkewajiban untuk menjaga dan merawatnya. Mari bersama-sama kita pelihara gedung ini agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya dan menjadi kebanggaan masyarakat serta daerah,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait