Dua Film Bond Rp2,6 T

Dua Film Bond Rp2,6 T

  Rabu, 7 September 2016 09:30
TAWARAN GILA: Sony Pictures memberikan penawaran gila-gilaan buat Daniel Craig agar bermain di dua installment Bond lagi. Nilainya mencapai Rp2,6 triliun. NET

Berita Terkait

Tawaran Gila Sony buat Daniel Craig 

LONDON –  ”Aku lebih suka memecahkan kaca ini dan mengiris pergelangan tanganku,” kata Daniel Craig ketika ditanya soal kemungkinan membintangi sekuel James Bond lagi, Oktober silam. ”Tidak. Tidak untuk saat ini. Aku sudah selesai. Kami, aku dan Bond, selesai. Satu-satunya yang ingin kulakukan adalah move on,” papar aktor 48 tahun tersebut. 

Craig kini punya dua pilihan. Mengiris tangannya atau bermain di dua installment Bond lagi dan menjadi kaya raya. Sony Pictures memberikan penawaran gila-gilaan buat aktor asli Inggris tersebut. Nilainya mencapai USD 198 juta atau Rp2,6 triliun!         

Itu akan menjadi rekor bayaran tertinggi seorang aktor. Menggilas pendapatan aktor berbayaran tertinggi tahun lalu, Dwayne Johnson, yang hanya USD 64,5 juta (Rp853,4 miliar). Itu pun diperoleh dari tiga film; Central Intelligence, Fast 8, dan Baywatch. 

Jika diakumulasikan, pendapatannya selama memerankan spy legendaris MI6 itu juga lebih besar daripada yang diperoleh para aktor langganan box office. Misalnya, Johnny Depp dari empat seri Pirates of the Caribbean, Keanu Reeves dalam trilogi The Matrix, bahkan Tom Cruise dalam Mission: Impossible installments. Keren kan. 

Meski rumornya sudah menggurita, Sony belum berkomentar. Craig, sementara itu, menepis pemberitaan tersebut. ”Aku tidak sedang berdiskusi dengan siapa pun tentang apa pun. Kalaupun aku benar-benar bermain dalam film Bond terbaru, itu pasti hanya karena uang,” sebutnya. 

Craig, yang merupakan suksesor Bond paling ganteng Pierce Brosnan, memang punya kontrak lima film. Saat ini dia baru membintangi empat. Yakni, Casino Royale, Quantum of Solace, Skyfall, dan terakhir Spectre. Sejak pembuatan Spectre, dia mengaku sudah lelah memainkan agen yang lebih suka martininya shaken, not stirred tersebut. ”Saya juga tidak peduli siapa yang akan memerankan Bond berikutnya,” ucapnya kala itu. 

Ngomong-ngomong, kenapa Sony mati-matian merayu aktor yang sudah ogah berperan sebagai Bond? Jawabnya adalah krisis. Produser Bond Barbara Broccoli mengakui, saat ini adalah masa-masa sulit bagi Sony maupun franchise Bond. Kontrak Metro Goldwyn Mayer (anak perusahaan Sony) sebagai distributor Bond habis setelah Spectre, tapi mungkin diperpanjang jika revenue oke.

”Masa depan franchise ini sedikit tak menentu. Tapi, apakah Bond akan tetap di Sony atau pergi ke tempat lain, kami akan memperjuangkannya,” kata Broccoli kepada New York Times. ”Kami sangat, sangat protektif terhadap Bond. Bond adalah kesayangan kami,” lanjut dia. Pihaknya lebih baik mempertahankan formula yang ada (termasuk Craig sebagai Bond) daripada berjudi dengan aktor baru. 

Faktanya, Bond yang dibintangi Craig adalah yang tersukses sepanjang sejarah. Ambil contoh Spectre, yang sebenarnya tidak bagus-bagus amat, masih mengumpulkan USD 880 juta worldwide. Itu setara Rp11,554 triliun. Skyfall, yang story line dan skenarionya lebih oke, mengumpulkan angka mencengangkan. Yakni, USD 1,109 miliar atau sekitar Rp14,56 triliun! 

Pantas saja mereka ingin Craig bertahan. Sebab, Sony sudah terbukti payah dalam urusan franchise. Proyek ambisius The Amazing Spider-Man yang dibintangi Andrew Garfield dihentikan setelah dua film. Sementara itu, reboot sinema klasik Ghostbuster yang sebenarnya bagus tidak sukses secara komersial.  

Apalagi seri ke-25 Bond nanti sudah pasti ditinggalkan sang sutradara Sam Mendes. So, kesuksesan Bond terbaru nanti benar-benar berada di tangan Craig. Juga para co-stars seperti Ralph Fiennes (M), Naomie Harris (Moneypenny), dan Ben Wishaw (Q). (fam/c6/na)

Berita Terkait