DPD Larang Oso Mundur dari Hanura

DPD Larang Oso Mundur dari Hanura

  Kamis, 26 July 2018 14:34
Ketua Umum Oesman Sapta Odang

Berita Terkait

JAKARTA - DPD Partai Hanura se Indonesia melarang Ketua Umum Oesman Sapta Odang mundur dari jabatannya. Mereka tetap berharap Oso menjadi ketua umum partai yang identik berwarna oranye tersebut. Hal itu diungkapkan kader saat Rapat Koordinasi DPD dan DPP Partai Hanura di kediaman Oso, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/7).

Rapat itu merupakan respons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 30/PUU-XVI/2018 yang menguji Pasal 182 Huruf l Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Putusan itu melarang pengurus partai politik menjadi calon anggota DPD. 

Oso mengatakan, sempat ingin mundur dan fokus mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Mengingat, banyak tugas di DPD yang belum selesai. Dia menegaskan peran DPD juga masih sangat dibutuhkan oleh daerah.

"Yang kedua, yang mampu memimpin partai bukan hanya saya sendiri. Banyak teman-teman saya yang punya kemampuan untuk memimpin. Cuma hampir seluruh daerah (DPD Hanura) tidak memberikan restu saya mundur," papar Oso. 

"Karena yang mengangkatnya sebagai ketum adalah para DPD dan DPC Partai Hanura se-Indonesia maka dirinya pun tidak bisa seenaknya untuk mundur. Saya tidak akan mementingkan kepentingan pribadi dengan mundur dari ketua umum Partai Hanura. Saya berpikir untuk kepentingan orang banyak," ujarnya. 

Oso mengaku tidak tahu apa alasan para DPD itu menolaknya mundur dari posisi ketua umum. "Mungkin selama ini kami sudah bersama-sama memperjuangkan kepentingan partai ini. Sehingga hampir 34 DPD ini menolak untuk saya mengundurkan diri," katanya. 

Oso menyatakan sudah siap meninggalkan Hanura. Dia yakin, tanpa dirinya pun Partai Hanura sekarang sudah sangat kuat dan solid. "Kader-kader daerah semuanya semangat kerjanya tinggi," ungkapnya. 

Jadi, Oso menyatakan akan memikirkan lagi aspirasi DPD Partai Hanura se Indonesia tersebut. "Kalau saya ingin meneruskan perjuangan kepentingan daerah, karena daerah membutuhkan satu konsentrasi untuk memajukan daerah," ujarnya. (ody)
 

Berita Terkait