Dorong Percepatan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Bengkayang

Dorong Percepatan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Bengkayang

  Selasa, 30 April 2019 10:22
KOORDINASI: Rapat koordinasi dan evaluasi penyaluran dana desa dan DAK Fisik Kabupaten Bengkayang yang dihadiri Bupati Bengkayang Suryadman Gidot dan Kakanwil DJPb Kalbar Edward Nainggolan. IST

Berita Terkait

BENGKAYANG—Kabupaten Bengkayang mendapatkan pagu sebesar Rp192 miliar untuk penyaluran dana alokasi khusus (DAK) Fisik tahun 2019. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding tahun lalu sebesar Rp94 Miliar. 

“DAK Fisik Merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional,” jelas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalbar Edward Nainggolan. 

Belum lama ini, diadakan rapat bersama di Kantor Bupati Satu Atap Kabupaten Bengkayang, membahas koordinasi dan evaluasi penyaluran dana desa dan DAK Fisik Kabupaten Bengkayang. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Kakanwil DJPb Kalbar Edward Nainggolan, Sekretaris Daerah Bengkayang serta perwakilan kepala dinas, kepala camat, dan kepala desa Kabupaten Bengkayang.

Edward melanjutkan, Kabupaten Bengkayang sendiri untuk DAK Fisik tahun 2019 belum melakukan pencairan pada tahap pertama dari empat tahap pencairan. Edward menekankan perlunya meningkatkan koordinasi antara Kantor Pelayanan Perbendaharaan (KPPN), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Penerima DAK Fisik, serta Inspektorat Kabupaten Bengkayang dalam pemenuhan persyaratan pencairan tahap pertama DAK Fisik agar dapat segera dilakukan. 

Edward juga berharap untuk pencairan tahap kedua, ketiga dan sekaligus agar dipersiapkan semaksimal mungkin sehingga pencairannya dapat tepat waktu. Menurut Edward apabila terdapat kegiatan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat dalam pemanfaatan DAK Fisik seyogyanya tidak perlu dilaksanakan, Hal tersebut untuk meningkatkan Efektifitas penggunaan DAK Fisik.

Bupati Bengkayang Suyadman Gidot, menyambut baik dan berterima kasih atas saran yang diberikan oleh Kakanwil DJPb Kalbar. Gidot menekankan kepada seluruh kepala dinas bahwa penyampaian persyaratan tahap pertama DAK Fisik harus segera disampaikan dan Gidot memberi tenggat waktu sebelum 1 Juli 2019. 

“Dengan lebih cepat tersalurnya DAK Fisik ke masing-masing dinas hal tersebut dapat meningkatkan multi player effect untuk memberikan manfaat yang lebih besar untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat di Bengkayang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edward juga menyampaikan mengenai penyaluran dana desa dimana Kabupaten Bengkayang pada tahun 2019 mendapat pagu sebesar Rp106 miliar untuk 122 desa. Hal tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2018 yang berjumlah Rp92 miliar.

Edward menyampaikan usulan kepada Bupati Bengkanyang untuk menjadikan beberapa desa percontohan sebagai pilot project yang dapat diwujudkan menjadi desa maju dan mandiri melalui pemanfaatan dana desa. 

Pada sesi tersebut terungkap juga bahwa penyaluran Dana Desa dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Bengkayang ke Rekening Kas Desa (RKDes) melebihi ketentuan yang berlaku yaitu 7 hari kerja sejak diterima oleh RKUD. Hal tersebut disebabkan belum terbentuknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) oleh masing-masing desa sehingga Pemda Bengkayang tidak bisa menyalurkan Dana Desa secara maksimal.  

Bupati Gidot berterima kasih atas penyampaian dan usulan yang diberikan Kakanwil DJPb Kalbar, dan berharap dengan adanya dana desa dapat mengurangi kategori desa sangat tertinggal dan tertinggal.

Gidot juga mengimbau kepada seluruh Kepala Desa untuk segera menyusun APBDes, dan APBDes seluruh desa yang berjumlah 122 desa dapat diselesaikan akhir bulan April. “Para camat juga diharapkan langsung turun tangan untuk membantu penyusunan APBDes tersebut,” tegasnya. (r/*)

Berita Terkait