Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

  Jumat, 9 September 2016 09:30
BIMTEK: Bupati Kubu Raya, Rusman Ali secara simbolis membuka Bimbingan Teknis SLRT dan Pusat Kesejahteraan Sosial di Aula Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya. Ashri isnaini/Pontianak post

Berita Terkait

KUBU RAYA— Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat ini tengah mendorong kebijakan pemerintah pusat dalam menerapkan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu untuk Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (SLRT). 

“Diharapkan dengan adanya SLRT ini, bisa mempercepat penurunan tingkat kemiskinan, meningkatkan koordinasi dan integrasi antar program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan,” kata Dirjen Sekretaris Nasional SLRT Kemensos RI, Puji Dwi Antono, saat menghadiri Bimbingan Teknis SLRT dan Pusat Kesejahteraan Sosial di Aula Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya, Kamis (8/8). 

SLRT dinilai menjadi terobosan baru dalam penanggulangan masalah kemiskinan dan masalah masalah sosial lainnya.  Puji Dwi Antono berharap, SLRT bisa mempermudah pemerintah pusat dan daerah untuk menjangkau masyarakat miskin dan rentan secara terintegrasi dan responsif. Selain itu juga diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat miskin dan rentan untuk mendapatkan program perlindungan sosial atau bantuan sosial secara lebih cepat dan menyeluruh. 

Diterangkan Puji, SLRT juga dapat mendukung proses penyusunan perencanaan program dan perumusan kebijakan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan di tingkat pusat dan daerah.

“Dengan diselenggarakannya Bimtek  ini diharapkan pemahaman tentang SLRT dan Puskessos menjadi meningkat. Sehingga sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian dapat lebih intensif,” kata Puji Dwi Antono 

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali berharap melalui Bimtek tersebut maka akan terbangun kesamaan visi dalam melaksanakan SLRT dan pusat kesejahteraan sosial di tingkat kabupaten/kota. “Dengan adanya Bimtek ini, kami berharap para personil yang terlibat mampu menjalankan peranan sesuai tugas dan fungsinya secara normal,” kata Rusman Ali saat secara resmi membuka bimbingann teknis SLRT.

Sejumlah materi disampaikan dalam Bintek ini, diantaranya penjelasan mengenai teknis SLRT, perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan nasional dan daerah, maupun materi tentang strategi pendampingan masyarakat oleh fasilitator. 

Rusman Ali juga meminta petugas yang akan turun ke lapangan melakukan monitoring dan pendataan, agar melakukan pendataan dengan ikhlas dengan jujur dan terbuka. Tidak boleh melakukan pendataan dengan pilih-pilih orang, melainkan harus benar-benar masyarakat yang memang ekonominya masih kurang beruntung sehingga program tepat sasaran.

“Saya minta teman-teman sekalian dalam melakukan pendataan agar mendata masyarakat dengan jujur dan ikhlas serta benar. Jangan menyajikan data yang tidak akurat, sehingga yang mendapatkan program dari pemerintah benar-benar masyarakat yang memang sangat berhak untuk itu. Saya berharap penuh dengan teman-teman fasilitator dan pendamping serta petugas pendata, dengan begitu data masyarakat kita yang kategori ekonominya lemah dapat benar-benar dapat manfaat dari program ini,” harap Rusman Ali.

Bimtek ini adalah kerja sama antara Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi dengan Kementerian Sosial RI.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya, Nursyam Ibrahim mengatakan sementara waktu baru terdapat 50 desa di Sembilan  kecamatan di Kubu Raya yang akan diterapkan SLRT. “Jadi dalam SLRT ini kami menyiapkan sebanyak 50 fasilitator yang bertugsa melakuan verifikasi dan validasi data masyarakat yang layak mendapatkan berbagai bantuan peningkatan kesejahteraan hidup dari pemerintah,” katanya. 

Untuk tahap awal pemerintah daerah setempat juga menyediakan tiga fasilitator untuk mengakomodir setiap data yang telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh setiap fasilitator di lapangan. “Masing-masing surpervisor itu saat ini dipusatkan di dua desa yakni Desa Sungai Raya Dalam dan Desa Teluk Kapuas, sisanya satu surpervisor akan bertugas menginput data secara keseluruhan di tingkat kabupaten,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait