Dorong Pembentukan BUMDesma

Dorong Pembentukan BUMDesma

  Sabtu, 11 May 2019 11:17
foto Nursyam Ibrahim

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kubu Raya, saat ini terus mendorong tumbuh dan majunya setiap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kubu Raya. 

“Jika setiap BUMDes di Kubu Raya ini sudah mandiri dan maju, maka akan lebih mudah mendorong untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma),” kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kubu Raya, Nursyam Ibrahim. 

Badan Usaha Milik Desa Bersama lanjutnya bisa terbentuk, jika BUMDes satu desa bisa berkolaborasi dengan BUMdes serupa dengan desa terdekat lainnya di dalam satu wilayah kecamatan. “Dengan terbentuknya BUMDesma ini secara tak langsung bisa lebih memperkuat permodalannya,” terangnya.

Dari  118 desa di Kubu Raya, kata Nursyam hingga saat ini baru terdapat sekitar 47 desa di Kubu Raya yang memiliki BUMDes. Dari 47 BUMdes tersebut, sejauh ini baru terbentuk satu BUMDesma yakni di Kecamatan Rasau Jaya. “Jadi saat ini sudah ada satu BUMDesma di Rasau Jaya yang merupakan gabungan 6 BUMDes di Kecamatan Rasau Jaya dan satu BUMDes di Desa Sungai Raya,” terangnyaa. 

Melihat potensi yang ada di Kecamatan Rasau Jaya, sementara waktu kata Nursyam produk yang dikembangkan dan menjadi salah satu fokus pengelolaan di BUMDesma tersebut yakni jagung yang merupakan salah satu produk unggulan di Kecamatan Rasau Jaya.

Pengembagan usaha pengelolaan jagung tersebutlah, kata dia untuk tahap awal yang diberikan modal, hingga peningkatan kapasitas kelompok petani jagung juga diberikan bantuan.

“Kami sangat berharap pengelolaan BUMDesma di Rasau Jaya ini berhasil, karena kalau jeli dan mampu membaca peluang pasar dari bahan baku jagung itu bisa dibuat banyak produk turunan. Kalau BUMDesma ini sudah berhasil maju ke dapan kami juga akan mendorong terbentuknya BUMdesma di Kuala Mandor,” paparnya.

Nursyam mengakui, untuk tahap awal memang agak sulit setiap desa tergabung dalam BUMDesma, apalagi masih ada desa yang belum memiliki BUMDes sehingga misalnya jika ingin membentuk BUMDesma maka penyertaan modalnya langsung dari dana desa. “Ke depan kami akan dorong semua desa di Kubu Raya bisa memiliki BUMDes, sehingga percepatan penguatan pertumbuhan ekonomi tingkat kecamatan bisa lebih maksimal dilakukan,” ungkapnya, seraya berpesan setiap desa harus mampu menggali potensi  yang ada di desa masing-masing agar bisa diberdayakan dalam skala besar. (ash)
 

Berita Terkait