Dolar Menguat, Penjualan Mobil di Kalbar Malah Naik

Dolar Menguat, Penjualan Mobil di Kalbar Malah Naik

  Sabtu, 21 July 2018 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK - Kendati ekonomi belum pulih benar, penjualan produk otomotif di Kalimantan Barat masih mampu tumbuh. Mobil Daihatsu misalnya, mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan signifikan pada tahun ini. “Marketnya di Kalbar tumbuh 30 persen dibanding tahun lalu. Tentu ini cukup mengejutkanjuga untuk kami,” ungkap Kepala Cabang Astra Daihatsu Motor Kalbar, Agus SM, kemarin 

Secara market share sendiri, kata Agus, terjadi peningkatan dari 17 presen menjadi 20 persen untuk wilayah Kalbar. Sedangkan apabila dilihat dari penjualannya dalam lingkup Kota Pontianak saja juga tumbuh dari 18 persen menjadi 22 persen. “Ada lima urutan penjualan yang kita sudah petakan potensinya. Wilayah penjualan tertinggi pertama ada di Kota Pontianak. Lalu ke dua Kabupaten Ketapang, disusul Sintang, Singkawang dan Kapuas Hulu,” tuturnya

Secara Produk sendiri kata Agus, produk yang paling banyak diminati oleh masyarakat Kalbar, adalah Siegra dan Grandmax pick up. Hal ini tergambar dari data yang penjualannya, dimana perbulannya dua produk daihatsu ini mampu terjual hingga 60an unit. “Pada dasarnya segmentasi penjualan produk daihatsu di Kalbar lebih kepada menengah ke bawah,” ucapnya

Dia menilai, kenaikan penjualan ini berhubungan pula dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Terutama mereka yang berkecimpung di sektor komoditas ekspor “Seperti ekspor sawit, Ikan arwana, tentu pendapatan masyarakat juga meningkat karena harga dollar yang naik, tentu harga yang diperoleh dari ekspornya juga naik, pendapatan juga semakin meningkat, dan pembelian kebutuhan akan transportasi tentu juga akan semakin tinggi,” tandasnya.

Sementara itu secara nasional, mengakhiri Semester I(Januari – Juni) 2018, Daihatsumeraih penjualan yang positif, dengan membukukan angka retailsalessebesar 95.300unit, atau naik6,98%dan wholesales mencapai 94.929 unit,atau naik tipis dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Melihat data penjualan per-model sepanjangSemester I - 2018, penjualan Daihatsu tetap didominasi oleh tiga volume maker Daihatsu, yaitu Astra Daihatsu Sigra, Gran Max Pick Up (GMPU), dan Daihatsu Xenia. Pada sisi lain, penjualan Daihatsu Terios nampak naik signifikan (hampir 2 kali) dibandingkan periode sama tahun lalu.

Dari data retailsales,Sigra menjadi pilihanutamadengan perolehan24.053 unit atau 25%, disusulGran Max Pick Up (PU) sebanyak 19.213unit (20%), dan Xenia sebesar16.427 unit (17%). Selanjutnya, Terios dengan raihan 13.470 (14%), Aylasebesar12.047 unit (13%), serta Gran Max Mini Bus (MB) 7.377 unit(8%). Sementara untuk Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen,berkontribusi total sebesar 2.713unit (3%).

Pada sisi wholesales,Sigra tetap berada di posisipuncak dengan raihan 24.338 unit atau 26%, disusul Gran Max Pick Up (PU) sebesar19.902unit (21%), dan ketiga adalah Xenia sebanyak 15.164unit (16%).Selanjutnyaada Daihatsu Ayla menyumbang13.376unit(14%), Daihatsu Terios 12.585 unit (13%), dan Gran Max (MB) 6.990 unit (7%). Sedangkan Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen berkontribusitotal sebesar 2.574 unit (3%).

“Kami bersyukur,Daihatsu melewati pertengahan tahun 2018 ini dengan pencapaianyang positif. Kami mengucapkan terimakasih ataskepercayaanpelanggan,yang tentunya akan semakin memotivasi kami untuk menyediakan produkdan layanan purnajual terbaik bagi pelanggan,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (ars)

Berita Terkait