Distribusi Logistik Terus Dilakukan Bupati Minta Jangan Golput

Distribusi Logistik Terus Dilakukan Bupati Minta Jangan Golput

  Senin, 15 April 2019 13:56
TINJAU. Bupati Paolus Hadi didampingi Ketua KPU, Kapolres Sanggau dan Dandim 1204 Sanggau saat meninjau logistik sekaligus melepas distribusi logistik untuk sejumlah kecamatan pada Sabtu malam. (sugengrohadi/pontianakpost)

Berita Terkait

SANGGAU – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Sanggau agar tidak golput pada Pemilihan Umum 2019 yang tinggal beberapa hari lagi dilaksanakan serentak se-Indonesia. Dengan memilih, warga Sanggau telah berkontribusi untuk masa depan bangsa. 

 

Kepada Pontianak Post, Paolus Hadi juga mengatakan bahwa pemerintah memberikan peran maksimal pada pemilu 2019 sesuai dengan aturan yang ada. Kepedulian masyarakat sangat penting agar penyelenggaraan pemilu tahun ini berjalan lancar. 

 

“Kami memantau terus perkembangan setiap tahapan. Saya juga memantau langsung distribusi perlengkapan pemilu ke daerah-daerah kecamatan secara seksama agar tidak ada kendala,” ujarnya saat melepas logistik pemilu pada Sabtu (13/4) malam di Indoor GPU Sanggau. 

 

Sementara itu, terkait dengan pengamanan logistik, Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi mengatakan pengamanan distribusi dilakukan secara maksimal untuk antisipasi kendala-kendala di dalam perjalanan pengantaran oleh pihak penyelenggara. 

 

Pihaknya, lanjut dia, meminta masyarakat juga berperan aktif dalam membantu pelaksanaan distribusi tersebut dengan menciptakan kondisi yang kondusif agar distribusi tersebut bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan. 

 

“Saya bersama dengan Pak Dandim 1204 Sanggau memastikan bahwa TNI dan Polri memberikan pengamanan maksimal selama Pemilu 2019. Masyarakat juga mesti berperan sehingga pesta demokrasi ini bisa berjalan maksimal,” katanya diwawancarai usai pelepasan distribusi logistik kemarin malam. 

 

Ketua KPU Sanggau, Martinus Sumarto menyampaikan hingga Sabtu malam kemarin sudah enam kecamatan yang didistribusikan ditambah dengan sebagian daerah kecamatan di Kapuas dengan kondisi geografis jauh dan sedikit sulit dijangkau. 

 

“Sudah ada enam kecamatan yang didistribusikan. Sebagian Kapuas juga sudah terutama yang jauh dan punya akses sulit. Kami sudah lakukan prediksi terkait pendistribusian logistik agar semuanya bisa selesai sesuai waktu yang diberikan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, daerah dengan kondisi geografis khusus menjadi prioritasnya sehingga arus distribusi tidak terkendala nantinya. “Daerah yang jauh dengan kesulitan yang tinggi kami berangkatkan lebih awal supaya bisa sampai segera dan tidak menjadi kendala yang serius pada saat hari pelaksanaan,” tegasnya. (sgg) 

Berita Terkait