Diperkuat 102 Pemuda dari 34 Provinsi

Diperkuat 102 Pemuda dari 34 Provinsi

  Sabtu, 1 Oktober 2016 10:20
PEMUDA NUSANTARA: Kapal Pemuda Nusantara (KPN) merupakan salah satu program Kementerian Pemuda dan Olahrga, Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut yang turut menyukseskan Sail Selat Karimata kelak. ISTIMEWA

Berita Terkait

SUKADANA – Kapal Pemuda Nusantara (KPN) merupakan salah satu program Kementerian Pemuda dan Olahrga, Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Kehadiran mereka saat pelaksanaan Sail Selat Karimata nanti, dalam upaya menanamkan nilai-nilai dunia bahari yang potensial, dengan diberdayakan lebih optimal dan serius.

 
Para pesertanya adalah pemuda pemudi yang lolos seleksi Program KPN dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia. Bahkan, bersama mereka juga ikut serta perwakilan pemuda negara se-ASEAN, untuk bersama-sama berlayar mengarungi samudera melakukan sejumlah kegiatan di beberapa tempat yang disinggahi.

Kepala Seksi Pemuda Disbudparpora Kabupaten Kayong Utara, Tengku Iwan Rajali, menjelaskan, dalam rangka perhelatan Sail Selat Karimata 2016, KPN akan melakukan sejumlah aktivitasnya. Kapal tersebut diperkuat awak yang terdiri dari 102 putra dan putri perwakilan 34 provinsi seluruh Indonesia, 21 orang pendamping dan fasilitator, 15 dari Satgas Mabes TNI dan Paspampres, 15 orang narasumber, serta 47 orang panitia, sehingga keseluruhannya berjumlah 200 orang. Dia menjelaskan bahwa mereka dibawa menggunakan KM Lawit yang berangkat dari Jakarta pada 7 Oktober melintasi rute Tanjung Priok – Tanjung Pandan – Pontianak. Rombongan tersebut diperkirakan dia tiba pada 8 Oktober mendatang. Surat yang diterima mereka dari Kemenpora, rombongan KPN ini akan berada di Kayong Utara sepanjang 9 – 16 Oktober. “Dan tidak tertutup kemungkinan pula, dari Kemenpora akan datang terlebih dahulu untuk melakukan survei awal,” kata dia.

Dijelaskan dia bahwa mereka selanjutnya tidak akan menggunakan kapal yang membawa mereka berlayar dari Jakarta. Jika pada 8 Oktober mendatang mereka merapat di Pontianak, diungkapkan dia jika pada keesokan harinya rombongan menggunakan kapal angkutan ASDP menuju ke Pelabuhan Teluk Batang. “Disbudparpora Kayong Utara dengan para pendamping yang nantinya akan melakukan penjemputannya. Informasi yang kami dapat, kapal yang mereka gunakan untuk berlayar dari Jakarta, hanya bisa melalui perairan yang dalam saja. Sedangkan dari Pontianak untuk menuju ke Kabupaten Kayong Utara, perairannya dangkal,” terang Rajali.

Rajali mengungkapkan bahwa untuk kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, bertepatan dengan Sail, Kayong Utara selalu mengirim mereka yang lolos seleksi. Namun dia menyayangkan, pada saat seleksi di Provinsi tidak ada yang lolos. Untuk yang lolos di Pemerintah Pusat, sebutnya, sudah menjadi kewenangan atau tanggung jawab Pemerintah Provinsi.

“Dengan adanya kegiatan Sail ini, dan turut ambil bagian Kapal Pemuda Nusantara (KPN) yang diprakarsai oleh Kemenpora, untuk hadir pada perhelatan Sail Selat Karimata di Kabupaten Kayong Utara. Dalam kegiatan mereka nanti, ada dua poin yang disampaikan oleh Kemenpora, yaitu kerja bakti sosial, mengunjungi home industry,” ucapnya.

Untuk mendampingi mereka, sebutnya, Kayong Utara telah diminta menyediakan 15 pemuda. Khusus untuk peserta KPN, dipastikan dia jika pihak Kabupaten Kayong Utara telah menyiapkan penginapan. Penginapan yang dimaksud dia berupa rumah, homestay, serta gedung untuk melaksanakan pertemuan atau seminar di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana. “Nantinya para KPN tersebut akan kami ajak untuk mengunjungi rumah ibadah, home industry yang berada di pantai,” kata dia.

Rajali juga menjelaskan pada tahun ini Kayong Utara memang belum berhasil meloloskan pemuda pemudinya ikut berlayar bersama KPN.  “Provinsi hanya punya kuota untuk mewakili Kalimantan Barat sebagai salah satu peserta KPN sejumlah 3 orang. Di dalam seleksi tingkat provinsi, perwakilan Kabupaten Kayong Utara tidak terpilih. Mudah-mudahan di tahun mendatang ada putra daerah Kayong Utara bisa mewakili Provinsi Kalimantan Barat,” harapnya. (dan)

Berita Terkait