Dinas Perdagangan Datangi Pasar Tradisional dan Swalayan

Dinas Perdagangan Datangi Pasar Tradisional dan Swalayan

  Selasa, 21 May 2019 11:46
PEMERIKSAAN: Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten bersama sejumlah instansi saat melakukan pemantauan barang yang beredar di pasaran.

Berita Terkait

Jangan lagi Memajang Barang yang Sudah Kedaluwarsa

PUTUSSIBAU – Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu Abang Chaerul Saleh berpesan agar para pedagang tidak lagi memajang barang yang sudah kedaluwarsa di toko mereka untuk dijual. Pesan tersebut disampaikan Chaerul usai melakukan pemantauan barang beredar di sejumlah pasar tradisional, toko, dan minimarket wilayah Putussibau Utara dan Selatan, Senin (20/5), bersama sejumlah instansi terkait di Kapuas Hulu. 

Chaerul mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengecek langsung harga dan jenis barang beredar, terutama bahan kebutuhan pokok.  “Kegiatan kita ini hanya sebatas melakukan pemantauan dan pencatatan barang beredar. Misal barang apa saja yang ditemukan sudah kedaluwarsa. Kita catat dan laporkan ke Disperindag Provinsi Kalbar," terang Chaerul.

Tugas tim kabupaten yang akan melakukan pemantauan tersebut hanya melakukan pencatatan, kemudian membuat berita acara untuk disampaikan ke Disperindag Provinsi Kalbar. “Nanti ada berita acara terhadap temuan barang yang kita pantau. Kemudian kita koordinasi terkait sidak dengan pihak provinsi. Penyitaan barang itu ada prosedurnya,”tegasnya.

Untuk itu Chaerul berharap, jika ditemukan barang-barang beredar tidak layak konsumsi, para pedagang tidak lagi memajang di toko untuk dijual. “Jangan sampai dijual, sehingga masyarakat tidak ada lagi yang membeli barang yang tidak layak konsumsi,” pesan Chaerul.

Tim gabungan yang akan memantau barang kebutuhan pokok itu dibagi kedalam lima kelompok. Wilayah jangkauan mereka adalah Putussibau Utara dan Putussibau Selatan.

“Kita harapkan ketua tim sebelum masuk ke toko tunggu informasi, kemudian beri penjelasan kepada pemilik toko, bahwa kita ditugaskan untuk melakukan pemantauan berkaitan barang beredar, mencatat dan memisahkan apabila ditemukan barang tidak layak konsumsi,” jelasnya.

Tim gabungan itu mencakup beberapa instansi terkait lainnya. Selain Koperasi UKM dan Perdagangan, ada dari Dins Pertanian, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, kemudian Bulog Putussibau, Kabag Perekonomian Setda Kapuas Hulu, dan Kepolisian selaku Satgas Pangan.

“Hari ini kita upayakan seefektif mungkin nanti kita laporkan ke pimpinan semoga acara kita berjalan baik” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko Sesatria Putra Suma menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan monitoring terkait perkembangan dan harga sembako pada bulan puasa ini. “Kami terus monitor setiap perkembangan barang beredar, kemudian terkait harga pangan dan sebagainya,” katanya.

Kendati sempat ada lonjakan harga, Siko memastikan sudah teratasi dengan baik, hal itu karena adanya kerja sama yang baik lintas sektor. “Ke depan diharapkan kita saling bersinergi dalam menjaga kestabilan harga, terutama selama bulan puasa hingga jelang lebaran nanti,” tandasnya. (arf)

Berita Terkait