Diklat 3 In 1 Aneka Olahan Berbasis Ikan

Diklat 3 In 1 Aneka Olahan Berbasis Ikan

  Selasa, 26 March 2019 09:23
APRESIASI PESERTA: Sekda Drs H Ismail MM saat mengalungkan tanda peserta diklat. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK

Berita Terkait

Ciptakan Produk Makanan Khas Mempawah

 

MEMPAWAH - Sadar akan potensi perikanan yang melimpah, Pemerintah Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan pihak terkait menggelar Diklat 3 in 1 Aneka Olahan Berbasis Ikan angkatan ke-16 tahun 2019, Senin (25/3) di Mempawah. Diklat yang berlangsung sejak tanggal 25-31 Maret itu diikuti 50 peserta.

“Diklat pembuatan aneka olahan berbasis ikan tahun 2019 ini merupakan angkatan ke-16. Tujuannya, ini agar peserta mampu memahami sanitasi dan higienis dalam pengolahan ikan, kemudian mampu dan memahami JNP, dapat membuat produk pengolahan ikan secara tradisional, membuat produk diversifikasi pengolahan ikan dan mensertifikasi peserta diklat,” papar Ketua Panitia, C Elisa Martina Katili SH MH dalam laporannya.

Elisa mengungkapkan, sasaran yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan diklat tersebut yakni tersedianya calon tenaga kerja industri pengolahan ikan yang siap pakai. Karena itu, para peserta akan mendapatkan pendalaman materi dari para narasumber yang profesional.

“Narasumbernya yakni penyuluh perikanan serta widyaswara Intstruktur Balai Diklat Industri Makassar. Materi yang akan disampaikan berkaitan dengan terori dan praktek sanitasi dan higienisasi perikanan, pengolahan produk perikanan secara tradisional membuat produk diversifikasi pengolahan ikan dan lainnya,” tutur Elisa.

Sementara itu, Sekda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Drs H Ismail MM dalam sambutannya menyambut baik kegiatan Diklat 3 in 1 Aneka Olahan Berbasis Ikan angkatan ke-16 tahun 2019 di Kabupaten Mempawah. Menurut Ismail, diklat ini sejalan dengan komitmen dan konsen Bupati Mempawah terhadap peningkatan SDM sektor industri.

“Salah satunya industri pengolahan ikan. Sebab, sektor ini berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rakyat. Maka kami sangat berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini di Mempawah,” ucap Ismail.

Ismail mengatakan, 6 dari 9 kecamatan di Kabupaten Mempawah merupakan wilayah garis pantai. Tentunya, daerah tersebut memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Mengingat, hasil tangkapan ikan dapat di olah menjadi aneka ragam komoditi dan produk makanan siap saji.

“Kami berharap para peserta dapat menyerap seluruh materi yang disampaikan untuk diaplikasikan dalam bidang usaha industri yang ditekuninya. Sehingga, nanti akan tercipta produk-produk olahan yang bermutu dan berkualitas,” harapnya.

Menurut Ismail, dalam konsep pelatihan terdapat 3 aspek yang akan dirubah. Yakni pengetahuan atau wawasan, keterampilan atau skill serta perilaku atau sikap mental. Terutama berkaitan dengan sikap mental ini perlu ditempa dengan baik. Ismail menyebut, seorang pengusaha memiliki mental yang kuat dan tidak mudah mengeluh serta berputus asa dengan usaha yang ditekuninya.

“Maka saya minta kepada peserta agar konsen dan serius mengikuti pelatihan ini. Simak dan fahami seluruh materi yang disampaikan narasumber. Agar selama 5 hari kedepan, para peserta mendapatkan ilmu dan keterampilan yang terbaik. Dan ilmu ini bisa diaplikasikan untuk usahanya,” pinta Ismail mengakhiri. (wah)

Berita Terkait