Digerus Hujan Deras, Jembatan Menyuke Putus

Digerus Hujan Deras, Jembatan Menyuke Putus

  Kamis, 6 December 2018 14:00
Jembatan Penhubung antara Kecamatan Menyuke dan Meranti putus, Selasa (4/12) lalu. Untuk sementara, warga membuat jembatan darurat dengan menggunakan batang pohon kelapa. ISTIMEWA

Berita Terkait

NGABANG – Jembatan di kecamatan penghubung antara desa Kayuara kecamatan Menyuke dengan kecamatan Meranti runtuh di terjang banjir, (4/12) lalu. Akibatnya transportasi kedua kecamatan sempat. 

Hujan lebat pada Senin malam (03/12) yang berlangsung semalaman juga  menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak akibat banjir dan longsor, satu jembatan putus dan ratusan rumah terdampak banjir.

Meski begitu tidak ada korban jembatan putus akibat banjir ini, padahal jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 5 meter, akses jalur utama kedua Kecamatan. 

"Kita bersyukur tidak ada rumah warga yang rusak diterjang banjir ini, tapi ini ada satu jembatan yang penghubung antar Kecamatan penahan jembatan ambruk sehingga terisolasi," jelas Edi Wardi, Sekretaris Desa Kayuara.

Untuk sementara sudah dibangun jembatan sementara yang mengunakan kayu dan batang kelapa, guna mempermudah masyarakat lewat untuk beraktivitas. Menurut Edi, kini pihak desa sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan untuk membuat jembatan kembali normal agar warga tidak kesulitan beraktivitas. “Agar jembatan cepat diperbaiki,” katanya.

Ditempat lain, Kapolsek Menyuke IPTU R. Dolok Saribu mengungkapkan bahwa pihaknya menghimbau warga masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap banjir. Juga untuk waspada terhadap pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi. 

“Selain itu kami himbau perangkat desa untuk melakukan koordinasi sebagai untuk upaya penanggulangan banjir yang terjadi di desa tersebut,” katanya.

Bhabinkantibmas Bripka Heri langsung mendatagi TKP bersama perangkat Desa dan Babinsa Menyuke ke lokasi yang terkena dampak banjir, dengan tujuan untuk menghimbau kepada warga terutama anak-anak untuk sementara tidak mendekat atau bermain main di jembatan yang runtuh dan tidak bermain di sungai untuk menghindari korban. (mif)

Berita Terkait