Didaulat Beri Motivasi, Kapolda Ceritakan Kisah Hidupnya

Didaulat Beri Motivasi, Kapolda Ceritakan Kisah Hidupnya

  Minggu, 25 February 2018 08:30
FOTO BERSAMA: Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono diabadikan bersama para peserta Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan. PAGE FACEBOOK ERRY IRIANSYAH ST

Berita Terkait

Dari Perhelatan Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan 

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono memberikan motivasi kepada peserta Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan yang digelar oleh organisasi kepemudaan di Taman Wisata Alam dan Outbound Rekadena, Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (23/2).

ARIEF NUGROHO, Sungai Kakap

KEGIATAN Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan dengan tema: Kreatif, Parsitipatif untuk Bangsa ini dilaksanakan sepanjang 22 – 25 Februari. Kapolda yang didaulat memberikan motivasi, menceritakan latar belakangnya, mulai dari kehidupan pribadi hingga karier di kepolisian. Sederet prestasi pun diungkapkan dia, telah ia peroleh.

Mengawali kariernya, Didi menceritakan bagaimana dia bertugas sebagai Kaur Binops Polres Nias, Polda Sumut pada tahun 1986, kemudian menjadi Kapolsek Lolowau, Polres Nias, Polda Sumut, hingga Kanit Reserse Intel Sekta Teladan Poltabes Medan. Dia juga dipercaya menjabat Kapolsek Prapat Danau Toba, Polda Sumut, Kasat Serse Res Simalungun Polda Sumut, hingga Pama pada PTIK. Di tahun 1994, dia menjadi Dir Intelkampol Mabes Polri, setahun setelahnya menjadi Kanit Reserse VC Subdit Serse UM DIT Serse Polri. Lalu menjabat Kasubbag Ops Setdit Samapta Polda Irian Jaya (Irja), Parik III Itda Ops IT Polda Irja, Kasubbag Binmin Setdit IPP Polda Irja, Kabag Wassendak Dit IPP Polda Irja. Pamen Sespim Dediklat Polri, Kabag Pamsan Dit Intelpam Polda Kalbar, Kabid Humas Polda Kalbar. Lanjut menjadi Kapolres Kapuas Hulu Polda Kalbar, Kasubbag Tap Bag Rehab DIV Propam Polri. Setelah itu, menjadi Kabag Kermalugri Robangpers SDE SDM Polri, Pamen SDE SDM Polri, Kabid Standarisasi Pusbinprof DIV Propam Polri. Menjabat lagi sebagai Irwasda Polda Banten, lalu sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen OPS Itwasum Polri.

Ditahun 2014, ia menjabat sebagai Irwasda Polda Kalbar, kemudian Wakapolda Kepri di tahun 2016, dan akhinya di penghujung 2017, jenderal polisi bintang dua kelahiran Sambas tersebut menjadi Kapolda Kalbar menggantikan Irjen Pol Erwin Triwanto. 

“Kalau kita punya kemauan keras, pasti ada jalan. Saya pernah sekolah di Amerika, Belanda, dan Jerman, untuk mendalami fungsi intelejen saya,” kata Didi di hadapan peserta Jambore. “Nah, itulah sekelumit tentang saya. Padahal saya ni, besar di Singkawang. Dulu saya punya cita-cita. Kenapa Soekarno jadi Presiden? Soeharto jadi Presiden? Apa hebatnya orang-orang ini kok bisa jadi Presiden? Itu yang membayangi saya. Saya lalu baca riwayatnya satu persatu. Itu yang mendorong saya untuk terus maju. Kalau orang bisa, berarti kita juga bisa,” sambungnya.

Kapolda berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta terhadap daerah, bangsa, dan negara. Ia pun sangat mengapresiasi adanya kegiatan Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan ini. “Dengan umur yang relatif muda, harus mampu dan mempunyai gagasan yang cemerlang seperti ini. Kami dari Polda akan membantu kelancaran dari kegiatan yang bertemakan kebangsaan dan cinta kenusantaraan,” ungkapnya.

Sementara itu, Farianto, ketua Panitia Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan tujuan untuk menambah wawasan kebangsaan bagi para peserta, sekaligus meningkan kemampuan kewirausahaan dari tiap peserta. "Kami telah menyiapkan pemateri yang luar biasa untuk memberikan wejangan kepada peserta terkait Kebangsaan dan kewirausahaan," paparnya.

Ia pun mengatakan, kegiatan ini tidak akan berhenti setelah kegiatan ini usai, namun akan dibentuk kembali ikatan alumni, dan setelah itu akan dilakukan dorongan dan bimbingan mengenai minat dari peserta di kewirausahaan. “Acara ini tidak hanya sekadar seremoni, setelah ini kita tetap akan lakulan pendampingan, terlebih bagi teman-teman yang berminat di bidang kewirausahaan," tuturnya.

Kegiatan ini sendiri di ikuti oleh 10 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kalimantan Barat. Kesepuluh organisasi ini adalah LPPNU, IPM, Pemuda Muslimin Indonesia, HIKMAHBUDHI, PMII, GMNI, HMI, GMKI, KAMMI, serta HIPMI Perguruan Tinggi. (*)

Berita Terkait