Deteksi Dini Glaukoma Melalui OCT

Deteksi Dini Glaukoma Melalui OCT

  Minggu, 21 Oktober 2018 08:33
PERIKSA MATA: Mitra Medika Pontianak menawarkan paket khusus pemeriksaan mata melalui OCT . IST

Berita Terkait

Mitra Medika Siapkan Paket Khusus

KEBUTAAN merupakan masalah kesehatan di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh glaukoma. Berdasarkan survei nasional tahun 1996, glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor 2 setelah katarak di Indonesia, demikian pula di dunia. Diperkirakan 6,7 juta orang buta diakibatkan oleh glaukoma, dan jumlahnya terus meningkat tanpa banyak disadari oleh masyarakat. Oleh karena itu glaukoma sering disebut sebagai si pencuri penglihatan. 

Glaukoma adalah penyakit mata yang ditandai dengan kerusakan saraf mata yang dikaitkan dengan gangguan lapang pandang dan seringkali disertai dengan peningkatan tekanan bola mata. Kerusakan saraf mata yang ditimbulkan glaukoma bersifat permanen dan dapat berakhir dengan kebutaan, baik satu maupun pada kedua mata. 

Menurut dr. Nassa Rachmatika M., SpM, kebutaan akibat glaukoma sebenarnya dapat dicegah, Namun penderita terlambat menyadari dan baru memeriksakan kondisi setelah terjadi kerusakan tingkat lanjut, hal ini disebabkan cabang-cabang saraf mati secara perlahan.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Glaukoma? Yakni mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, mempunyai keluarga dengan glaukoma, mempunyai tekanan bola mata di atas normal, rabun jauh (miopia) atau rabun dekat (hipermetropia), mengalami trauma mata, menggunakan obat-obatan yang mengandung steroid jangka panjang, mempunyai kornea dengan ketebalan yang tipis di tengahnya, mengalami penipisan saraf optik, dan mereka yang mempunyai penyakit diabetes/kencing manis, migren, hipertensi/tekanan darah tinggi, atau gangguan sirkulasi darah.

Deteksi dini penyakit  glaukoma bisa dilakukan dengan beberapa treatment seperti foto fundus atau pemeriksaan foto saraf mata/retina serta pengukuran ketebalan saraf mata melalui OCT (Optical Coherence Tomography). Apa itu OCT (Optical Coherence Tomography)? OCT sendiri merupakan alat pencitraan 3 dimensi saraf mata untuk pemeriksaan kelainan saraf mata akibat diabetes, hipertensi, kelainan pada penderita usia lanjut dan trauma mata. 

Sebagai rumah sakit yang peduli akan pentingnya kebutuhan masyarakat terkait pemeriksaan kesehatan mata, Mitra Medika Pontianak menawarkan paket khusus pemeriksaan mata  melalui OCT . OCT sendiri memiliki beberapa kelebihan seperti  pemeriksaan tanpa radiasi yang menyebabkan ionisasi, kontak-bebas dan operasi non – invasif.  

Tak hanya pemeriksaan melalui OCT, dalam rangka memperingati world sight day, Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak juga menawarkan pemeriksaan foto fundus dengan beberapa jenis paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. 

Untuk Informasi dan keterangan lebih lanjut silakan langsung mendatangi RS Mitra Medika di Jalan Sultan Abdurahman Nomor 25, Pontianak – Kalimantan Barat atau menghubungi bagian Pusat Informasi di (0561) 584888 ext 1 & 2 pada jam kerja 07.00 – 21.00 serta 0811 565 3388 / 0822 5601 3198. Kami siap melayani Anda. “caring with love”. (r/bn)

Berita Terkait