Desa Sepandan Tergenang

Desa Sepandan Tergenang

  Rabu, 23 March 2016 10:22
BANJIR : Pemukiman warga Desa Sepandan Lanjak sudah tergenang banjir. MUSTA’AN /PONTIANAKPOST

Berita Terkait

LANJAK—Curah hujan yang tinggi di Kapuas Hulu masih membuat sejumlah daerah di kabupaten ujung timur Kalbar ini terendam banjir. Salah satu desa yang terparah di landa banjir saat ini adalah kecamatan Batang Lupar, tepatnya di dusun Kampung Baru, desa Sepandan. Untuk itu masyararakat berharap ada perhatian pemerintah terutama untuk penanggulangan akibat dampak banjir tersebut. Seperti yang diungkapkan Hen, warga desa Sepandan. Dia mengatakan daerahnya sudah lebih dari sepekan dilanda banjir. Ketingian air kian bertambah dari hari kehari. “Hari ini sudah sejengkal naik lagi, sudah lebih dari semeter tinggi airnya,” paparnya, kemarin. Dikatakan, air sudah menggenangi rumah warga. Pada ruas jalan dalam kampung sepandan ketinggian air sudah sedada orang dewasa.  “Jadi di tengah jalan-jalan kampung kami orang sudah pakai speed semua,” ceritanya. Menurut Hen, warga setempat enggan meninggalkan kampung. Meskipun beresiko banjir semakin besar. Warga tidak mau meninggalkan keramba ikan yang mereka miliki. “Memang tahun ini, ini banjir yang terbesar. Kami disini sudah sering kena banjir, jadi sudah biasa dengan kondisi yang ada,” tuturnya.  Disisi lain kebun warga juga ada yang terendam. Tanaman palawija warga pun terancam gagal panen. 

“Warga aktifitasnya lebih mengurus keramba, karena kebun-kebun warga juga ada yang terendam banjir,” ungkap Hen. Warga masih tetap bertahan dengan membuat panggung dirumah kediamannya.Jadi mereka tinggal dibagian atap rumah sambil menunggu air yang sudah mulai surut.  Warga tidak meninggalkan kampung, karena mereka punya keramba ikan toman masing-masing. Takut hilang ikannya,” kata Hen. Terkait dengan kesehatan masyarakat desa Sepandan, menurut Hen, belum ada masalah. Banjir justru jadi sarana hiburan bagi masyarkat. “Ada yang sakit gatal-gatal, soalnya mereka sering mandi.Tentu kami berharap ada bantuan dari Pemda,” ucap Hen.(aan)

Berita Terkait