Danrem Sambangi Sukadana

Danrem Sambangi Sukadana

  Rabu, 28 September 2016 09:30
TINJAU LOKASI: Danrem 121 ABW Brigjen TNI Widodo Iriansyah dampingi Dandim 1203 Ketapang Letkol Infantri Riko Haryanto meninjau rehab rumah di Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, kemarin. DANANG PRASETYO/ PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Komandan Korem (Danrem) 121 ABW Brigjen TNI Widodo Iriansyah kembali menyambangi Kayong Utara, Senin (26/9). Kedatangannya dalam rangka meninjau lokasi persiapan pengamanan perhelatan Sail Selat Karimata, 15 Oktober mendatang.

 
Beberapa lokasi yang ditinjau Danrem meliputi Masjid Agung Oesman Al-Khair, rumah singgah RI 1, Hotel Mahkota Kayong, perumahan nelayan di tenda VVIP Pantai Pulau Datok, serta lokasi pelataran acara kegiatan puncak Sail Selat Kalimata di Pantai Pulau Datok. Selain itu, jenderal bintang satu tersebut juga meninjau helipad untuk RI 1 dan para tamu undangan di Pantai Pulau Datok, helipad OSO, dan helipad Bhayangkara, peninjauan Pendopo Bupati yang baru di Jalan Tanah Merah, dan terakhir peninjauan kegiatan karya bakti sosial pembuatan surau dan rehab rumah di Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, oleh personel Kodim 1203 Ketapang.

Megenai hal ini, Danrem menjelaskan bahwa kedatangan dirinya ke Sukadana merupakan bagian dari tugas untuk persiapan pengamanan kegiatan Sail Selat Karimata. Apalagi, sambung dia, pada kegiatan tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

 “Kita mengecek beberapa titik lokasi yang nantinya perlu dilakukan konsentrasi pengamanan. Selain itu melihat kegiatan karya bakti sosial yang dilaksanakan oleh personel Kodim 1203 Ketapang, yang merupakan ikut serta dalam kegiatan Sail Karimata,” terangnya didampingi komandan Kodim (Dandim) 1203 Ketapang, Letkol Infantri Riko Haryanto di Pantai Pulau Datok, kemarin. 

Setelah melihat beberapa titik lokasi yang akan menjadi pusat pengamanan, Danrem menjelaskan setelah ini mereka akan menggelar pertemuan bersama beberapa staf. Selanjutnya mereka dapat menentukan berapa jumlah personel yang diperlukan. “Karena itu semua mengacu pada ketentuan. Saya mengikuti standar dari VVIP. Seperti halnya bagaimana kedatangan Bapak Presiden ke Kalimanatan Barat beberapa waktu lalu, salah satunya di Tayan,” jelasnya.

Sementara itu, dengan beredarnya kabar jika pada saat Sail nanti akan ada demo bertepatan dengan kedatangan Presiden, dia berjanji akan mewadahi untuk mencari solusi. Apalagi, dia menambahkan, di wilayah ini ada komando kewilayahan yaitu Kodim dan juga Polres. “Kemugkinan ada yang perlu disampaikan, nanti akan ditangani oleh Polres dan Kodim menyangkut keluhan masyarakat,” tutupnya. (dan)  

Berita Terkait