Dana BOS Segera Cair

Dana BOS Segera Cair

  Senin, 25 July 2016 09:30

Berita Terkait

Raker Komisi V dan Disdikbud Kalbar

PONTIANAK—Komisi V DPRD Kalbar sudah memanggil dan melakukan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terkait tersendatnya pencairan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Penyebab terbesarnya adalah perubahan aturan Juknis yang diminta Pemprov Kalbar ternyata belum ditandatangani pemerintah pusat yakni Mendagri.  

“Sudah rapat kerja kemarin memfollowup, kami baru memahami persoalannya seperti begini,” ungkap Markus Amid, Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Jumat(22/7) di ruang kerjanya. Menurutnya masalah pencairan dana BOS adalah perjuangan kawan-kawan PGRI yang sebelum lebaran meminta agar 1 Juli 2016, dana BOS segera dicairkan. Namun kenyataannya, ternyata sampai sekarang dana BOS belum juga cair. “Kami, sudah meminta agar disdikbud dan pemprov mencairkan. Makanya kami memanggil meminta penjelasan secara mendetail,” ujarnya.

Tersendatnya pencairan dana BOS dijelaskan Kadisdikbud bahwa tim mereka sedang mengawal perjuangan ke Kemendagri agar dikeluarkan Juknis perubahan penyaluran dana BOS. Kadisdikbud bersaam tim bahkan sudah bertemu langsung dengan Dirjen di Kementrian Dalam Negeri. Pempus berjanji dalam satu atau dua hari ada juknis yang ditandatangani oleh pak Menteri. “Bahkan ada staf pak Akim menunggu di sana sampai berkasnya keluar ditandatangani pak Menteri,” ujarnya.

Kemudian kalaupun pak Menteri tidak sempat, nantinya  pak Dirjen akan menandatangani. Masalahnya  kenapa Juknis baru harus ada ? alasannya juknis lama suka atau tidak suka rentan jebakan alias jebakan batman. ”Tidak heran banyak kepsek dan pihak pengelola dana BOS dipanggil kepolisian dan kejaksaan,” ungkap dia.

Salah satu isi juknis lama yang memberatkan pengelola dana BOS dan sekolah seperti proses pengadaan komputer ternyata harus melewati toko resmi. Nah, di lapangan terutama daerah hulu dan hilir, tak ada took resmi dengan harga komputer sekian. “Makanya juknis begitu menjebak. Seandainya kepsek atau guru harus pergi ke Pontianak mencari toko resmi, berapa lagi biaya harus keluar untuk biaya angkut ke daerah,” tuturnya.

Berdasarkan penjelasan Kadisdikbud juga proses juknis baru kemungkinan segera ditandatangani satu atau dua hari ke depan. Sebab seandainya tidak cair, maka banyak sekolah mendesak untuk dicairkan. Di lapangan sudah 4 bulan, sekolah belum memperoleh dana BOS. ”Honorer guru negeri dan swasta banyak berteriak. Operasional sekolah juga ikut tersendat,” ungkap dia. 

Terkait desakan Juknis baru ? Disdikbud Kalbar meyakinkan seandainya nanti keputusan paling baru tidak ditandatangani oleh Kemendagri, maka jawaban Disdikbud ialah akan dibuatkan Pergub (Peraturan Gubenur). Yang pastinya sebelum akhir Juli atau awal Agutus, dana BOS segera dicairkan. ”Sekolah dan Kepsek tinggal menunggu saja,” ucapnya.(den) 

Berita Terkait