DAMRI Siapkan 90 Armada Mudik

DAMRI Siapkan 90 Armada Mudik

  Minggu, 26 May 2019 09:27

Berita Terkait

PONTIANAK – Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) Pontianak telah menyiapkan 90 unit armada buat angkutan antarnegara maupun antar kota. Hal tersebut diungkapkan Yulianto, general Manager (GM) Perum DAMRI Pontianak. 

Untuk puncak arus mudik diperkirakan mereka berlangsung selama enam hari sebelum lebaran yakni pada 29 dan 30 Mei. Karena pada tanggal tersebut, menurutnya, telah memasuki libur bersama. 

Yulianto menyampaikan untuk penyediaan SDM, sampai saat ini terus memantau kesiapan para pengemudi maupun petugas lapangan. Mereka akan menyiapkan secara fisik para driver dan petugas lapangan.

Pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan maupun tes urine untuk seluruh unsur Perum DAMRI.

Dirinya memprediksi, dalam kondisi angkutan lebaran akan meningkat, baik untuk jumlah kendaraan maupun frekuensi perjalanan. Selama ini, dalam satu hari, mereka hanya melakukan perjalanan satu kali mungkin pada arus mudik dan balik lebaran akan lebih dari itu.

Dia juga menyarankan, untuk pemesanan tiket agar jauh-jauh hari sudah dilakukan. Karena, menurutnya, akan jauh lebih nyaman dan memiliki kepastian. Pemesanan tiket saat ini dipastikan dia juga semakin mudah, karena bisa melalui aplikasi DAMRI dan bisa dilakukan pembayaran melalui online.

Menjelang perayaan lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah 14 Kementerian Perhubungan dan Satlantas Polresta Pontianak, akan melakukan pengecekan kelengkapan kendaraan dan tes urine bagi para sopir. Semua dilakukan mereka guna menekan  tingkat kecelakaan pada arus mudik lebaran tahun ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, pengecekan kelengkapan surat menyurat kendaraan, mengenai layak atau tidaknya kendaraan sampai tes urine bagi para sopir, merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan Pemkot. Semua dilakukan mereka sebagai kesiapan arus mudik lebaran.

Edi menekankan pada pemilik kendaraan untuk segera melengkapi surat menyurat, termasuk aturan yang diberlakukan Pemkot tentang pemasangan perisai kolong dan kunci pengaman truk kontainer. Mengingat tingkat kendaraan tinggi pada arus mudik nanti, ia juga mengimbau kepada semua masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara, dengan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan yang tinggi.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menuturkan, pelaksanaan pengecekan kendaraan akan dimulai pada 27 Mei. "Bagi kendaraan yang tak memiliki surat menyurat lengkap, kendaraan tak layak jalan akan dikandangkan," tegasnya, kemarin.

Dalam pelaksanaan razia nanti, Dishub bakal berkoordinasi dengan Satlantas dan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 14 Kementerian Perhubungan.

Dari 27 petugas lapangan, Dishub, kata Utin, menyiapkan tiga orang petugas tenaga penguji, ditambah tiga penguji dari Balai Pengelola Transportasi Jalan.

Selain pengecekan kendaraan, para sopir angkutan umum juga bakal mereka tes urine. Ia tak ingin, menjelang mudik lebaran, pengguna narkoba yang merupakan para sopir merajalela di jalan, sehingga dapat membahayakan para pengendara di jalan. "Saya harap para pemilik kendaraan sudah mulai mengecek kendaraannya. Jika ingin selamat sebaiknya lengkapi semuanya yang telah menjadi ketetapan Pemkot," tegasnya. (iza) 

Berita Terkait