Daging Sapi Beku Rp83 Ribu per Kilogram

Daging Sapi Beku Rp83 Ribu per Kilogram

  Senin, 27 May 2019 09:34
ANTUSIAS: Masyarakat tampak antusias berbelanja di lokasi bazar murah yang digelar Pemkab Sanggau dan sejumlah pelaku usaha di kota Sanggau. sugengrohadi/pontianakpost

Berita Terkait

Melihat Bazar Murah di Puja Sera Sanggau

Selain daging sapi, ada juga tulangan, bakso. Kemungkinan tanggal 1 Juni akan dijual juga daging kambing atau domba. Banyaknya permintaan dari masyarakat menjelang lebaran. Semuanya daging beku. Untuk daging sapi, disiapkan sekitar 3 ton. Tulangan dan kambing menyesuaikan permintaan. Harga dipastikan di bawah harga pasaran daging sapi di pasaran.

Sugeng, SANGGAU

MOMEN bazar yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat. Acara yang dipusatkan di Pasar Puja Sera tersebut dimaksudkan membantu masyarakat menghadapi lebaran, serta menjaga harga barang di pasar tetap dalam kondisi stabil.

Kepala Dinas Peridustrian, Perdagangan, Koperasi dan UM Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan Alkadrie memantau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal tersebut dilakukannya guna memantau sekaligus mengawasi pelaksanaan bazar murah bagi masyarakat.

“Kegiatannya tiga hari. Nanti selesai hari Senin. Kita lihat masyarakat sangat antusias mendatangi bazar murah hari ini. Kecamatan Kapuas menjadi yang keempat tempat pelaksanaannya. Sebelumnya sudah dilakukan di Bonti, Mukok dan Tayan Hulu,” jelasnya, Minggu (26/5).

Menurutnya, masyarakat lebih dominan membeli barang kebutuhan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng. Untuk itulah, ia berharap dengan digelarnya bazar ini masyarakat dapat terbantu di tengah kepungan kenaikan harga yang begitu tinggi.

“Untuk harga secara umum jauh dari harga pasar. Contoh daging beku kelas A di pasaran sekira Rp130-140 ribu, di sini hanya Rp83 ribu perkilogram. Saya juga minta dari pelaku usaha ini tolong usahakan jual dibawah harga pasar, Jadi sekitar 30 persen dibawah harga pasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafriansyah menyampaikan, pihaknya mengkoordinir distributor daging yang ada di Sanggau untuk membantu pelaksanaan pasar murah.

 “Nanti akan dilaksanakan tiga tahap di empat titik. Selain di Sanggau nanti ada di Tayan Hilir, Sekayam atau di Kembayan dan Tayan Hulu,” katanya.

Tahap pertama ini (Pasar Puja Sera)  dilaksanakan sampai Senin (27/5). Tahap kedua nantinya akan dibuka lagi di Pasar Puja Sera pada 1 Juni 2019. 

“Selain daging sapi, ada juga tulangan, bakso dan mungkin tanggal 1 nanti ada daging kambing, karena banyak permintaan dari masyarakat. Semua daging beku,” ujarnya.

Untuk daging sapi beku, lanjutnya, disiapkan sekitar 3 ton. Untuk tulang dan kambing, kemungkinan menyesuaikan dengan permintaan. Untuk harga, sangat jauh dari pasaran, daging sapi Rp83 ribu perkilogram, tulang sapi Rp45 ribu, daging kambing Rp87 ribu, bakso (Premium) Rp100 ribu perkilo.

Dikatakanya, daging bersumber dari sapi impor Australia. Jadi masalah higienis dan kesehatan tidak perlu ragu, karena dipotong di rumah potong hewan standar pemerintah di Jakarta.

 “Kita jamin standar kehigienis, kehalalan dan kelayakan daging. Kita harapkan bagi masyarakat yang belum kebagian agar tidak khwatir, mudah-mudahan besok kebagian. Ini untuk siapa saja, mau muslim mau non muslim boleh. Kita minta maaf untuk sementara kita batasi Rp2 kg per orang,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Pabrik dan Komersil Perum Bulog Sanggau, Iwan Waluyo menyampaikan, pihaknya menyiapkan beras premium sebanyak 2,5 ton, beras medium sebanyak 3 ton, gula sebanyak 1 ton dan minyak goreng 200 kilogram serta tepung 100 kilogram.

 “Untuk harga beras premium Rp10 ribu perkilo, beras medium Rp9.500 perkilo, gula Rp11 ribu perkilo, minyak goreng Rp11 ribu, tepung Rp9 ribu,” katanya.

Di tahun 2019 khusus di Pasar Puja Sera, pihaknya menyiapkan 7 sampai 8 ton beras premium, beras medium sebanyak 10 ton dan gula sebanyak 3 ton. “Pengalaman tahun lalu, habis si tidak cuman sisanya sedikit. Makanya sengaja dilebihkan supaya bisa mengakomodir kebutuhan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait