Cuci Mata di Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek

Cuci Mata di Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek

  Minggu, 9 June 2019 10:15

Berita Terkait

Jalur lintas selatan (JLS) dari Banyuwangi menuju Pacitan sejauh 677,489 kilometer memang belum terhubung sepenuhnya. Pemudik yang memiliki kampung halaman di Pacitan beruntung. Jalur dari Trenggalek ke kota kelahiran Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyno itu sudah tuntas dan tersaji begitu indah.

Di Kota 1.001 Gua itu, total panjang JLS mencapai 87,44 kilometer. Tim Jawa Pos kembali menyusuri rute tersebut kemarin (7/6). Start dari Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, di sana melintang jembatan sepanjang 750 meter di atas Sungai Grindulu.

Jembatan itu dibangun pada 2015 dan tuntas 2017. Menghabiskan anggaran Rp 211 miliar. Di atas jembatan tertulis besar-besar ”Pacitan Kota Pariwisata”.

Hampir separo JLS di Pacitan menyusuri pantai. Sepanjang perjalanan sangat instagrammable. Mata pengendara dijamin tidak bosan. Rute yang pas bagi mereka yang bosan lewat jalan tol yang terkesan lurus tanpa sajian pemandangan di kanan-kiri.

Tak butuh waktu lama, kami sampai di lokasi yang bisa dibilang ikoniknya JLS di Pacitan. Pantai Soge. Pasirnya putih dengan deburan ombak kencang khas pantai selatan. Ada tip menarik jika ingin mendapatkan angle foto lain. Anda cukup sedikit berjalan ke arah bukit dari jalur Pacitan. Dari atas itulah tergambar keelokan tempat tersebut yang sesungguhnya.

Di sebelah kanan tampak hamparan Samudra Hindia. Tepat di depan terlihat JLS yang membentang mengikuti alur bibir pantai. Sungguh menawan. Di titik itulah biasanya pengendara berlomba-lomba mengabadikan pemandangan indah tersebut. Beberapa memilih berhenti agar lebih puas. “Saya lihat di Instagram kok bagus. Seperti di luar negeri gitu. Akhirnya kepingin foto di tempat ini,” ucap Novia Hariyanti, salah seorang pemudik asal Malang.

Tahun-tahun sebelumnya, keluarga Novia belum pernah melewati jalur itu untuk menuju rumah neneknya di Wonogiri, Jawa Tengah. Namun, setelah tahu ada spot menarik di Pacitan, Novia sampai merengek kepada orang tuanya agar dilewatkan JLS. “Agak berbahaya memang jalannya. Naik turun bukit dan belokannya juga curam. Tapi, terbayar dengan pemandangan bagus ini,” imbuh perempuan 21 tahun tersebut.

Kondisi Pantai Soge pada H+2 kemarin memang sedang ramai-ramainya. Di area pantai, ratusan pengunjung asyik bermain pasir. Pengelola pantai tidak mengizinkan pengunjung untuk mandi di laut.

Lepas dari kawasan Pantai Soge, JLS akan terhubung dengan kabupaten setelahnya, yaitu Trenggalek. Namun, tak seperti di Pacitan, trase JLS di kawasan itu putus nyambung. Alias belum banyak yang tuntas. Yang bisa dilewati baru akses menuju Pantai Prigi. Sementara itu, jalur lain masih berupa jalan tanah. Kondisi serupa terjadi di proyek JLS Kabupaten Tulungagung. Jalan yang selesai baru 25 persen.

Editor : Dhimas Ginanjar/Jawa Pos

Reporter : din/c6/tom

Berita Terkait