Cerdas Belanja Online !

Cerdas Belanja Online !

  Senin, 6 June 2016 10:05

Berita Terkait

Adanya usaha online ini tentunya sangat mempermudah cara belanja saat ini. Misal di kala sibuk dengan banyaknya pekerjaan, tetapi tidak punya waktu dan sangat ingin membeli barang, hanya dengan memilih barang secara online sudah bisa menghemat waktu. Tetapi tetap saja harus bijaksana, terutama menghindari penipuan ataupun dikecewakan dengan kualitas produk. 

Oleh : Deziyanti Putri

Saat ini banyak barang barang kebutuhan yang di jual dengan bebas secara online. Mulai dari kosmetik, hijab, pakaian, sepatu, aksesoris, bahkan hingga makanan juga ada yang menjualnya secara online. Membeli barang secara online ini pembeli juga harus dengan bijak, jika tidak, tentu akan mendapatkan kekecewaan karena barang yang sudah di beli secara online tidak sesuai dengan keinginan hati. Seperti yang di katakan oleh Indah Rahmadhani (26) yang mengatakan bahwa untuk membeli produk di toko online, dia memilih produk yang tidak tersedia di toko sekitar rumahnya. “Biasanya produk yang diinginkan tidak tersedia di toko yang ada di sekitar saya,” ucapnya. 

Terpenting lainnya, carilah olshop dengan harga yang bersahabat dan menjual produk yang Anda inginkan. “ Kalau berbelanja via ig, saya biasanya lihat jumah follower olshop tersebut. Trus lihat tagged foto dari customer yang belanja di olshop. Kalau memang trusted biasanya banyak yang tag olshop tersebut. Terakhir saya lihat feedback orang-orang ke olshop tersebut. Lihat comment mereka di olshop. Sedikit memakan waktu memang, tapi itu juga untuk keamanan kita. Supaya tidak tertipu,” ucapnya yang lebih sering membeli makeup, karena ada beberapa brand makeup yang dia inginkan tetapi tidak tersedia di toko makeup yang ada di Pontianak. 

Tyqa Putri (28), biasanya membeli barang online itu dengan melihat di instagram. Nah cara memilih barang yang di jual di media online itu adalah dengan melihat  testimoninya. “Dengan testimoni itu kita bisa melihat apakah barang yang di jual di usaha online tersebut benar benar terjamin produknya atau tidak dan biasanya saya membeli barang online itu berupa baju dan barang kosmetik karena barang barang tersebut biasanya tidak tersedia di toko toko terdekat,” ucap Tyqa.
 
Sama halnya juga dengan Tri Kurniawati, gadis yang bekerja di salah satu perusahaan swasta yang ada di Kota Pontianak ini sering berbelanja online, seperti di media instagram atau bergabung di grup BBM. “Dengan belanja online biasanya barangnya tidak pasaran dan jika pandai memilih barang yang di beli juga sesuai keinginan hati karena dengan kualitas yang bagus,” ucap dia. 
 
Berbeda dengan lulusan UGM asal Kota Singkawang ini, Handayani (24). “Saya sebenarnya type orang yang tidak suka membeli barang online karena pernah kecewa dengan membeli barang di media tersebut, dan ketika barangnya sudah tiba justru tidak sesuai keinginan hati, dan barang yang di dapatkan juga dengan kualitas yang jelek,” tuturnya. 
 
Sejak itu, dia lebih senang membeli barang yang ingin di beli dengan melihat secara langsung barang tersebut.”Cara seperti itu, saya bisa melihat kualitas barang agar tidak kecewa kembali. Tetapi saya juga kadang kadang membeli barang online jika saya yakin dengan kualitas barang yang di jual seperti di media online Meccanism, salah satu usaha milik Zaskia Mecca, barangnya kan memang berkualitas baik,” ucap Handayani.
 
Membeli barang online juga menjadi hobi untuk lelaki yang sedang bekerja di salah satu bank yang ada di Pontianak ini, Kristyadi biasanya membeli barang online untuk barang barang yang memang terjamin. “Hal ini bisa di lihat dari banyaknya orang yang pernah membeli barang tersebut, kemudian bisa di lihat dari asal barang tersebut berasal dari mana. Baru saya benar-benar yakin untuk membelinya,” papar dia. 
 
Jika tidak dengan taktik seperti itu barang yang kita beli biasanya akan jelek dan berkualitas rendah. “Tentunya akan kecewa dan merasa jera untuk membelinya kembali,” timpal Kristyadi.
 
Jadi, untuk membeli barang online ini haruslah dengan bijaksana agar tidak menimbulkan efek jera karena kecewa mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan hati. **

--------------------------

Jaga Konsumen, Terapkan Aturan Bertransaksi

BISNIS online dari hari ke hari kian populer. Beragam situs populer  di masyarakat, dari yang menjual produk hingga yang Cuma menyediakan tempat. Salah satunya di Bukalapak.com. Melalui situs online ini, para pelaku usaha bisa menjual aneka produk. “Berbeda dengan situs belanja online lainnya, Bukalapak.com tidak menjual produk apapun, melainkan hanya menyediakan space untuk pelaku usaha mempromosikan produk mereka,” ucap Aldi Agam, dari Onix, yakni mitra join bisnis Bukalapak.com.

Menjaga keamanan transaksi, Bukalapak memberikan berbagai aturan dalam bertransaksi. “Seller tidak boleh memasukkan nomor HP, ataupun medsos mereka. Jadi saat transaksi itu seller dan customer tidak terjalin kontak langsung, melainkan customer melakukan pembayaran ke rekening Bukalapak, ketika barang sudah dikirim, baru Bukalapak mentransfer ke penjual,” ucap dia. 

Customer juga mendapatkan perlindungan konsumen. Jika ada transaksi yang tidak sesuai dengan kesepakatan, silahkan melakukan pengaduan di hotline, ataupun di email yang sudah ditentukan. “Sayangnya selama ini masih banyak yang salah tempat mengadu. Padahal sudah disediakan tempatnya, agar memudahkan kami menindaklanjuti,” ucapnya yang mengatakan jika pelapak melakukan kesalahan akan mendapatkansanksi dari teguran sampai pengeluaran. 

Saat ini sudah ada sekitar 700 ribu lebih pelaku usaha yang bergabung. Khusus di kota Pontianak sudah ada 2, sementara yang baru registrasi ada 35 orang. “Omzet satu bulan bisa mencapai 1 triliun. Kami juga punya tim survey disetiap wilayah, untuk memastikan kebenaran produk,” ulasnya. 

Transaksi akan dianggap selesai setelah pembeli memberikan feedback kepada pelapak. “Apabila pembeli menyukai layanan pelapak tersebut, berikan feedback positif dan isi kolom testimoni dengan tanggapanmu mengenai pelapak. Ini akan memberikan informasi kepada pembeli mengenai kredibilitas pelapak itu sendiri. Semacam rating, ada BL user, pedagang, juragan, hingga top seller,” jelasnya yang mengatakan produk fashion cukup diminati. (mrd)

 

Berita Terkait