Busana Muslim Diburu, Mukena Anak Paling Laris

Busana Muslim Diburu, Mukena Anak Paling Laris

  Kamis, 2 June 2016 09:30
MUKENA: Mukena anak cukup laris jelang ramadan. Rezeki bagi para pedagang busana muslim. INTERNET

Berita Terkait

Ramadan tinggal tersisa hitungan hari saja. Muslim seluruh dunia akan segera menjalaninya. Jelang puasa biasanya ada kebiasaan unik yakni berburu pernak-pernik menyambut puasa. Hal itu juga dilakukan mayoritas muslim yang berada di Kalimantan Barat. Segala perlengkapan ibadah laris manis dibeli konsumen.

****

HAL tersebut nampak dari toko-toko di kawasan Nusa Indah, Sudirman, Kapuas Indah, Sungai Jawi dengan beberapa supermarket mini, kecil dan besar yang diburu konsumen. Seperti pakaian salat orang tua, baju koko, gamis, kerudung, busana muslim, dan perlengkapan ibadah mengalami peningkatan. Kenaikan yang paling besar adalah pada penjualan mukena anak dan kerudung anak-anak. 

”Menjelang puasa ini, penjualan mukena anak-anak dan jilbab anak paling laris. Mungkin saja para orang tua ingin menyiapkan ketika akan salat tarawih atau mengaji selama bulan puasa. Pun demikian dengan mukena dan kerudung orang dewasa,” kata Mira, penjaga kios pakaian busana Muslim di Nusa Indah, Pontianak

Ia menjelaskan bahwa ada berbagai jenis mukena anak yang dijual, mulai dari yang berbahan katun, shantung sampai parasut. Khusus mukena anak, ada berbagai warna menarik yang disukai anak-anak, seperti pink, kuning dan biru dengan berbagai hiasan. Harganya berkisar Rp65.000 per potong.

“Sehari bisa laku 3 sampai 4 potong. Kalau hari biasa kan gak pasti ada pembeli. Penjualan mukena memang selalu meningkat pada menjelang bulan Ramadan karena akan digunakan selama bulan puasa,” ujar dia.

Harga di kiosnya masih harga stok lama, karena belum menambah stok. Padahal biasanya mendekati puasa, stok mukena dan kerudung sudah penuh. Harga-harganya pun sudah mengalami kenaikan sekitar sepuluh persen. Misalnya kerudung paris yang biasanya dijual Rp9.000 menjadi Rp10.000 per satuan.

Penjaga toko busana muslim lainnya di kawasan Sungai Jawi, Lina mengakui terjadi peningkatan penjualan. Hanya ia tak menjual pakaian muslim dan perlengkapannya saja, tetapi seperi kurma dan parsel jelang lebaran juga biasa dijualnya. 

”Cukup lumayan pembelinya. Ada peningkatan signifikan. Kami biasa panennya jelang puasa dan sebelum lebaran,” tutur dia.

Pedagang di Pasar Kapuas, Akiun mengatakan bahwa permintaan akan kebutuhan untuk Ramadan cenderung stabil tetapi meningkat. Makanya banyak para pedagang sudah mulai berbelanja barang kebutuhan untuk menyambut Ramadhan dan sambut lebaran.

"Ya belanja diperbanyak untuk nyetok, tapi kita belanja untuk barang mana yang laku saja," katanya

Ia mengatakan, kebutuhan yang bakal laris jelang Ramadan nanti meliputi peci, baju koko, kain sarung dan sajadah. Biasanya, barang-barang itu laris manis lantaran dibeli untuk dipakai selama ramadan juga persiapan menyambut lebaran. 

“Hanya walaupun sudah nyetok, permintaan cenderung stabil hanya meningkat sedikit,” ungkapnya.(den) 

Berita Terkait