Bus Tabrak Truk di Jalan Moton Tinggi

Bus Tabrak Truk di Jalan Moton Tinggi

  Rabu, 13 June 2018 13:04
LAKA LANTAS: Kendaraan bus yang terperosok dan terguling akibat menabrak truk. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Kecelakaan dua kendaraan besar terjadi di Jalan Raya Moton Tinggi KM 64.00 Pontianak-Mempawah, kemarin siang. Kedua kendaraan terguling dan terperosok di TKP. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun supir bus dan penumpangnya mengalami luka.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik melalui Paur Humas, Ipda Imam Widhiatmoko mengungkapkan kecelakaan bermula ketika kendaraan truk KB 8981 ML yang dikemudikan oleh Salian (49) warga Desa Galang memarkirkan kendaraannya dipinggir jalan raya moton tinggi. Saat itu, Salian menggunakan badan jalan raya sebagai area parkir mobil truknya. Dia berencana memcuci kendaraan itu agar tampak bersih.

Pada saat bersamaan, dari arah Anjongan menuju Sungai Pinyuh melintas bus dengan nomor polisi KB 7523 L yang ditunggangi oleh Toni (38) warga Jalan Bahari Rt 10/Rw 01, Kecamatan Anjongan. Bus yang mengangkut sejumlah penumpang itu pun melewati jalan raya moton tinggi dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang.

Setibanya di TKP, supir bus tak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak truk tersebut. Tak pelak, tabrakan itu pun menyebabkan kedua kendaraan tergulir dan terperosok di pinggir jalan raya.

Bahkan, insiden itu menyebabkan supir, kernet dan sejumlah penumpang bus mengalami luka-luka. Warga dan pengendara yang sedang melintas di TKP pun berusaha memberikan pertolongan kepada korban luka. “Supir kendaraan truk, Salian hanya mengalami lecet. Sedangkan supir bus, Toni terluka di bagian tangan dan kaki,” ujar Imam.

Korban lainnya, ungkap Imam yakni kernet bus dan dua orang penumpang yang mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Para korban pun dilarikan ke RSUD Dr Rubini Mempawah untuk mendapatkan penanganan dan pertolongan medis. “Kedua penumpang yang paling parah mengalami luka terbuka di bagian kening dan urat saraf jari manis putus,” papar Imam.

Terkait insiden itu, Imam memastikan sedang ditangani dan diproses Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah sesuai prosedur dan mekanisme. Petugas telah mengumpulkan data dan keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian itu. “Kasus ini sedang dalam proses penanganan petugas,” tegasnya.

Lebih jauh, Imam mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Apalagi, pada momentum lebaran ini aktivitas kendaraan di jalan raya Kabupaten Mempawah semakin meningkat.

“Selalu waspada dan berhati-hati dalam berlalu lintas. Utamakan keselamatan diri dengan tidak berkendara ugal-ugalan dan mentaati aturan berlalu lintas yang baik dan benar,” himbaunya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait