Bus Pengangkut Brimob Terguling

Bus Pengangkut Brimob Terguling

  Selasa, 24 May 2016 09:30
Ilustrasi

Berita Terkait

KETAPANG - Untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan bus yang mengangkut 23 anggota Brimob Polda Kalbar, Polres Ketapang melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Trans Kalimantan KM 35 Kalteng-Nanga Tayap. Bus dengan nopol KB 7644 SL tersebut jatuh ke jurang sedalam 5 meter pada Minggu (22/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Kasat Lantas dan beberapa anggota sudah berada di lokasi kejadian untuk mengecek dan melakukan olah TKP. Setelah ini baru akan diketahui apa penyebabnya," kata Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto, kepada wartawan, kemarin (23/5).

Bus tersebut mengangkut 23 anggota Brimob dari PT HHK Timur menuju Pontianak. Anggota Brimob ditarik dari perusahaan kelapa sawit tersebut setelah sebelumnya diperbantukan untuk menjaga lokasi perusahaan pasca pembakaran beberapa waktu lalu. 

"Karena sudah kondusif mereka ditarik ke Pontianak," jelasnya.

Kapolres juga menambahkan, selain anggota Brimob, ada tiga penumpang lainnya yang ikut dalam bus nahas tersebut. "Total ada 28 orang di dalam bus. Tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan dan satu luka parah. Semuanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Antonius Pontianak. Bus juga sedang dalam proses evakuasi," ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolres menambagkan, untuk memastikan penyebab laka tunggal tersebut, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian bekerjasama dengan pihak terkait seperti, Dishub maupun pihak Damri, apakah benar pernyataan supir bis kalau rem bus blong atau tidak. 

"Hasilnya nanti setelah dilakukan penyelidikan di lapangan," paparnya.

Terkait senjata yang dibawa anggota Brimob, Kapolres juga menegaskan jika semua senjata sudah dibawa ke Pontianak dan tidak ada yang hilang. "Tidak ada yang hilang, masih lengkap dan sudah dibawa ke Pontianak. Karena saat kejadian anggota Polsek Nanga Taya lansung menuju lokasi dan melakukan evakuasi," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait