Bus Damri Mogok; Bupati, Wabup dan Kapolres Ramai-ramai Dorong

Bus Damri Mogok; Bupati, Wabup dan Kapolres Ramai-ramai Dorong

  Sabtu, 9 June 2018 10:26

Berita Terkait

SAMBAS – Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Jumat (8/6), laksanakan pengecekan sejumlah kendaraan angkutan menjelang lebaran, di Terminal dan Dermaga tradisional Pasar Sambas. Kegiatan dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas bersama jajaran terkait lainnya. Sejumlah kendaraan diperiksa, baik kelayakan, sopir serta perlengkapan kendaraan.

Rombongan sebelum melakukan pemeriksaan ke kendaraan angkutan umum, melaksanakan pengecekan terhadap bus Damri trayek Sambas – Pontianak (PP). Namun saat itu, didapati kendaraan tersebut tak bisa dihidupkan, karena adanya kerusakan. Mendengar kabar tersebut, rombongan kemudian bersama-sama mengecek kendaraan tersebut.

Bupati Sambas, sempat mencoba menghidupkan bus Damri, namun tak juga hidup. Bahkan, untuk mengecek apakah memang benar-benar bisa hidup atau tidak, Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, serta lainnya mendorong bus damri secara bersama-sama. Namun usaha tersebut juga gagal, alias bus damri juga tak hidup.

“Ditemukan, jika kendaraan bus Damri tak bisa dipakai karena saat dicek kondisinya tak bisa dihidupkan, Pemkab melalui Dishub akan segera berkomunikasi dengan pihak Provinsi jika ada armada yang rusak,” kata bupati.

Sebagai kepala daerah, dia berharap meski tak ramai pengguna angkutan umum seperti bus, namun masih ada masyarakat, termasuk di Sambas yang menggunakan jasa angkutan umum, sehingga transportasi ini harus tetap diperhatikan. “Kami berharap, tersedianya angkutan lebaran yang baik bagi masyarakat, kemudian kendaraan lengkap, baik fisik maupun persyaratan lainnya,” kata Bupati Sambas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Ir H Feri Madagaskar Msi mengatakan mengenai kondisi kerusakan Damri, akan segera dikomunikasikan dengan provinsi. Namun yang jelas, mulai Sabtu, akan ada trayek Sambas-Singkawang-Pontianak (PP) dengan satu hari lima kali keberangkatan. “Ini juga dari Bus Damri, jadi ada lima kali perjalanan setiap hari,” kata Kadishub.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Perhubungan Sambas memberikan bingkisan kepada sejumlah sopir dan penumpang yang ditemui di terminal. Bingkisan tersebut secara simbolis diberikan Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas.

Sementara itu, angkutan sungai, sampai Jumat (8/6) masih terpantau sepi. Hal ini juga disampaikan sopir angkutan sungai, Bujang Senin. “Masih sepi, sama dengan hari-hari biasa,” katanya.

Namun diperkirakan aka nada lonjakan penumpang di minggu terakhir sebelum lebaran. Karena sejumlah karyawan perusahaan sawit, baru menerima pembayaran per tanggal 12 Juni. “Nampaknya diatas tanggal 12 Juni, baru ramai. Karena karyawan sawit sudah gajian,” kata Bujang. (fah)

Berita Terkait