Bupati Sanggau Tutup Gawai Kenaman

Bupati Sanggau Tutup Gawai Kenaman

  Kamis, 13 June 2019 11:00
TUTUP GAWAI. Bupati Paolus Hadi hadir di tengah masyarakat Kenaman yang melaksanakan gawai dayak belum lama ini. (Alfian/KominfoSanggau)

Berita Terkait

SANGGAU – Serangkaian kegiatan Gawai Dayak Sub Suku Paus di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam pada Selasa (11/6) kemarin ditutup oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi. Acara dipusatkan di Rumah Adat Dayak Sub Suku Paus. Gawai menjadi salah satu budaya yang dilestarikan agar tetap dapat dilihat oleh generasi masa depan.

Ketua panitia, Janciang mengatakan penutupan Gawai Dayak Sub Suku Paus tersebut tidak hanya dihadiri Suku Dayak, tetapi juga berbagai suku khususnya yang ada di Desa Kenaman. Hal tersebut membuktikan masyarakat tetap dapat hidup berdampingan dengan rukun, solid, saling menghargai, menjaga keamanan dan tentram.

Bupati Paolus Hadi mengatakan senang dapat hadir dan bertatap muka secara langsung dengan masyarakat setempat sehingga dapat menerima informasi dan masukan dari warga mengenai kondisi di daerah.

 “Dengan berdirinya Rumah Adat Dayak Sub Suku Paus ini sebagai simbol sudah memilikinya sebagai masyarakat adat Dayak, kita harus tetap menjaga dan merawatnya serta pergunakanlah rumah adat ini dengan sebaik mungkin,” katanya.

 “Perlu diketahui bahwa ada beberapa adat dan budaya dari suku yang ada di Kabupaten Sanggau sudah menjadi program tahunan Pemerintah Kabupaten Sanggau, antara lain suku Dayak adanya gawai Dayak tingkat Kabupaten Sanggau tepatnya di Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, suku Melayu adanya festival budaya Paradje Pasaka Negeri di Keraton Surya Negara Sanggau, lempar ketupat dan mandi bedel di Keraton Paku Negara Tayan, suku Jawa adanya malam satu suro, Paguyuban Pasundan, Tionghoa adanya Cap Go Meh, dan Padang adanya malam badendang,” terangnya.

Dikatakannya, dengan melaksanakan festival dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Sanggau, salah satu untuk mewujudkan yang menjadi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sanggau yang tertuang dalam seven brand images yaitu masyarakat yang berbudaya dan beriman.

 “Ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa Kenaman ini yang sudah bersama-sama menyuskseskan pesta demokrasi yaitu pilpres dan pileg, sehingga bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” tegasnya. (sgg)

Berita Terkait