Bupati Sampaikan Tausiyah di Singkawang

Bupati Sampaikan Tausiyah di Singkawang

  Selasa, 23 April 2019 11:13
Tausiyah: Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili saat menyampaikan tausiyah di Kota Singkawang. Istimewa

Berita Terkait

Penuhi Undangan Pengurus Masjid

SAMBAS - Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc menyampaikan tausyiah di Masjid At Taqwa Kelurahan Sekip Lama Kota Singkawang. Orang nomor satu di Pemkab Sambas ini memenuhi undangan pengurus masjid dalam kegiatan Tabligh Akbar menyambut Ramadan 1440 Hijriah dan Sya’ban. Dalam Tabligh akbar tersebut, juga dihadiri perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, Komandan Brigif Singkawang dan tokoh masyarakat setempat. Di kesempatan itu, Bupati Sambas mengajak kepada jemaah, untuk menjadi orang yang pandai bersyukur.

“Menjadi hamba yang pandai bersyukur adalah bagian dari ajaran agama. Bersyukur tidak hanya dalam keadaan senang, namun dalam kondisi apapun, dalam situasi apapun, tetap bersyukur kepada Allah Subhanahu wata’ala. Tidak hanya dalam kondisi menerima nikmat-nikmat Allah berupa kesenangan, nikmat-nikmat Allah Subhanahu wata’ala berupa musibah pun tetap harus bersyukur,” kata Bupati Sambas.

Menurutnya, kondisi apapun yang dialami manusia, adalah ketetapan Allah Subhanahu wata’ala dan itu adalah yang terbaik bagi hamba-Nya. Manusia, harus yakin bahwa apa yang telah dititipkan Allah Subhanahu wata’ala, adalah yang terbaik. “Sebagai hamba Allah Subhanahu wata’ala, harus selalu bersyukur. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam yang sudah dijamin masuk surga, menjadi hamba yang paling taat dalam mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wata’ala. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam dalam kondisi apapun selalu bersyukur, selalu berbahagia,” katanya.

Sebagai manusia, terkadang sulit bersyukur ketika menerima nikmat berupa cobaan musibah. Bahkan lalai dalam hal nikmat sempat atau waktu luang dan nikmat sehat. Karenanya, mari penuhi hati dengan banyak Kebaikan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bagaimana ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam dalam memilih teman. Pilihlah teman yang sholeh. “Misalnya, jika berteman dengan penjual minyak wangi, bisa jadi diberi wangi-wangian atau minimal  terpapar wewangian ketika bersama dia,” katanya.

Hal lain yang diingatkan Atbah dalam tausiyahnya adalah menjaga silaturahim. Bupati juga mengingatkan pentingnya berdoa. Karena melalui doa, bisa merubah takdir. Dan doa adalah amal ibadah.  Disampaikan juga oleh Bupati Sambas, saat ini banyak umat sudah mulai mendahulukan kebutuhan rohani. Yaitu kebutuhan akan ilmu agama guna menambah Keimanan dan Ketaqwaan termasuk rasa takut kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Di tausiyahnya, Atbah memberikan rahasia Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam agar Allah Subhanahu wata’ala memberikan kemuliaan kepada seorang hamba. Yakni memperbanyak amal ibadah. “Salat tahajud disepertiga malam, adalah satu dari beberapa upaya untuk mencari kemuliaan dari Allah Subhanahu wata’ala, dan kemuliaan orang beriman ada di sholat malam. Semoga semua nikmat yang Allah Subhanahu wata’ala memberikan kepada kita menjadikan semakin taat kepada Allah Subhanahu wata’ala, dan hamba yang pandai bersyukur,” katanya.(fah)

Berita Terkait