Bupati Sampaikan Pesan Gubernur

Bupati Sampaikan Pesan Gubernur

  Senin, 15 January 2018 10:00
HUT PEMPROV: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalbar pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Kalbar di Kayong Utara, Jumat (12/1). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid, pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Kalimantan Barat, di Kayong Utara, menyampaikan pesan tertulis dari Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Sejumlah pesan tertulis Gubernur, di mana salah satunya agar momentum ini menjadi evaluasi atas apa yang telah dikerjakan, sesuai dengan tugas dan amanat undang-undang.

“Kekurangan atas capaian kinerja, harus dievaluasi, diperbaiki, sehingga capaian kinerja menjadi nyata dan dirasakan oleh masyarakat,” pinta Cornelis dalam pesan tertulisnya dalam upacara yang berlangsung di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumat (12/1). Sementara mengenai prestasi yang telah diraih, diharapkan dia hendaknya dipertahankan, dijaga, dan ditingkatkan. Dia juga meminta agar apa saja yang belum terwujud harus menjadi motivasi.

"Khususnya kepada ASN untuk terus meningkatkan kemampuan yang telah dititipkan Tuhan Yang Maha Kuasa, agar bekerja dengan sebaik-baiknya serta saling berkerja sama," ucap Bupati saat membacakan teks tertulis dari Cornelis.

Hildi juga menyampaikan pesan dari Cornelis, untuk aparatur sipil negara (ASN) agar dapat bekerja keras, bekerja bersama untuk menjadikan Kalimantan Barat lebih sejahtera. Dia juga menekankan agar ASN mampu meningkatkan daya saing, yang mana diperlukan sumber daya manusia yang mau bekerja keras. "Selain itu, dapat waspada terhadap ancaman narkoba, yang merupakan salah satu ancaman terbesar yang dihadapi oleh generasi muda kita saat ini. Untuk itu tingkatkan ketahanan keluarga melalui peningkatan keimanan, ilmu pengetahuan akan bahaya narkoba bagi generasi muda," pesan Gubernur melalui Bupati.

Cornelis juga berharap, mengingat tahun 2018 merupakan tahun politik, masyarakat dapat menjaga stabilitas keamanan, agar tetap kondusif. “Beda pendapat dan beda pilihan merupakan hal yang biasa dan wajar, kerena itu jangan ada riak dan gejolak yang berakibat saling bertengkar, saling sikut, saling fitnah, menyebarkan berita bohong atau palsu.” (dan/humas)

Berita Terkait