Bupati Sambas Pantau Arus Mudik TKI

Bupati Sambas Pantau Arus Mudik TKI

  Selasa, 12 June 2018 10:00
BERHARAP LANCAR: Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Kadishub Sambas ketika meninjau arus mudik TKI di PLBN Aruk | OZY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Bupati dan Wakil Bupati Sambas memantau arus mudik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk Sajingan. Hadir juga Kapolres, Kadis Perhubungan Sambas dan Camat Sajingan Besar.

Di PLBN Aruk, bupati bersama rombongan memantau beberapa aktivitas. Mulai dari warga turun Bus, kemudian mengurus keimigrasian hingga persiapan ke kampung halaman masing-masing. “Pelintas mayoritas adalah Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia yang mudik ke kampung halaman untuk merayakan hari Idulfitri 1439 H,” kata Bupati Sambas.

Proses paling sibuk tampak terlihat di titik atau check point berkas administrasi keimigrasian. Di pos pelayanan itu, bupati meminta petugas keimigrasian ditambah agar tidak terjadi antrean panjang.

Bupati dan rombongan juga mengecek pelayanan karantina dan bea cukai. Bupati menyapa beberapa warga yang memasukkan barang bawaannya di dalam alat scan X-ray. Ia mengingatkan semua pemudik agar berhati-hati terutama dalam menjaga barang bawaan. Kepada petugas di PLBN Aruk, diharapkan agar bertanggungjawab penuh dengan amanah warga yang menggunakan jasa mereka.

"Jangan sampai mereka kehilangan barang bawaannya. Kasihan jika barang yang sudah mereka persiapkan untuk dibawa pulang, hilang atau tertukar dalam perjalanan mereka pulang," kata Bupati Sambas.

Titik yang dipantau rombongan selain PLBN Aruk adalah pos terpadu pengamanan lebaran 1439 H. Bupati dan rombongan berdialog dengan petugas yang berjaga baik dengan pihak keamanan maupun petugas medis. 

“Pemkab Sambas, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua petugas yang telah memberikan kemudahan bagi warga yang melintas atau melakukan perjalanan mudik. Saya berharap baik petugas dan warga sama-sama menjaga kenyamanan, keamanan dan ketertiban sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Di momen seperti ini, semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan. “Kami berharap momentum kesibukan pelintasan PLBN Aruk tidak menjadi peluang peredaran narkoba. Saya yakin petugas akan memberikan pelayanan maksimal,” katanya. (fah)

Berita Terkait