Bupati Pimpin Apel Senin Pagi

Bupati Pimpin Apel Senin Pagi

  Selasa, 4 December 2018 11:01
BERI ARAHAN: Bupati Ketapang Martin Rantan memberi arahan kepada para peserta upacara dalam apel rutin Senin pagi yang digelar setiap awal bulan, di halaman Kantor Bupati Ketapang, kemarin (3/12).

Berita Terkait

Tak Mau Mengabdi, Silakan Mundur

KETAPANG – Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah sebuah pengabdian, sehingga jika tidak ingin mengabdi, sebaiknya mundur. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, kemarin (3/12).

“Jadi, ASN yang tidak mau mengabdi, silakan mengundurkan diri atau pensiun dini,” tandas Bupati. Apalagi, dia juga mengingatkan, dalam sistem penilaian seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga dikenal istilah reward dan punishment, yakni penghargaan dan hukuman.  

Bupati juga mengingatkan agar seorang PNS berdedikasi, serta bersemangat bersama-sama membangun daerah ini, untuk menciptakan bagaimana daerah ini bisa maju. Dengan demikian, harapan dia bagaimana masyarakat bisa sejahtera. “Kunci dari pelayanan publik adalah kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Dia juga mengingatkan mengenai loyalitas bawahan terhadap atasan, berjenjang dari staf ke kepala seksi, kepala seksi ke kepala bidang, kepala bidang ke kepala dinas dan kepala badan, demikian hingga seterusnya.  “Dalam teori kepemimpinan, ada yang dipimpin, ada yang memimpin, ada yang memegang komando, ada melaksanakan komando, jangan semuanya mau menjadi pemimpin,” kata Bupati.

Dia juga menyindir kadang-kadang ada pejabat yang suka membicarakan mengenai kondisi pemerintahan dengan orang luar. “Kalau sudah seperti ini, bajunya saja yang Korpri, tetapi hatinya sudah tidak Korpri,” kata Bupati.

Bupati bertindak langsung menjadi pembina pada apel pagi gabungan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan ini. Apel ini menjadi sesuatu yang wajib diikuti PNS dan Non PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang. 

Dalam arahannya Bupati mengucapkan terima kasih kepada ASN yang sudah menunaikan tugas serta pengabdiannya kepada negara, khusunya di Kabupaten Ketapang. Dia menjelaskan, dalam istilah kepemimpinan dikenal dengan kata PDLT, yakni pengabdian, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. Hal ini, menurut dia, sejalan dengan sumpah janji Korpri yang kedua, yakni menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara. Saat menyampaikan sambutannya, Bupati sempat mengeluhkan masih ada peserta apel yang tidak mengikuti pengucapan Panca Prasetya Kopri tersebut. Padahal pada saat itu Bupati langsung memimpin pengucapan sumpah tersebut di hadapan para peserta upacara, serta diikuti mereka. 

“Saat pengucapan sumpah Korpri, ada ASN yang tidak mengikuti pengucapannya, padahal Panca Setia Korpri. Bagaimana melakukan pengabdian kalau untuk mengucapkan sumpah janji Korpri saja tidak mau?” sesal Bupati.

Usai apel dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang kejuaraan tenis meja beregu antar-OPD Piala Bupati Ketapang tahun 2018. Juara I kejuaraan tersebut diraih Tim Putra Dinas Pendidikan, kemudian Tim Putra Setda Ketapang (juara II), Tim Putra Pariwisata dan Kebudayaan (juara III), dan Tim Putra Satpol PP, juara IV. Sementara untuk beregu putri,  juara I Tim Dinas Pendidikan, Tim RSUD Agoesdjam (juara II), dan Tim Setda Ketapang (juara III), dan Tim Disdukcapil, juara IV.  (afi/ser)  

Berita Terkait