Bupati Mempawah Tinjau Lokasi IPA PDAM, Target Perbaikan Maksimal 3 Bulan

Bupati Mempawah Tinjau Lokasi IPA PDAM, Target Perbaikan Maksimal 3 Bulan

  Selasa, 12 February 2019 11:20
SEGERA DIPERBAIKI: Bupati, Gusti Ramlana saat meninjau lokasi IPA PDAM Mempawah. WAHYU/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Menyikapi ambruknya Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Tanjung Berkat, Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana menyambangi Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mempawah, Senin (11/2) pagi. Ramlana menargetkan perbaikan instalasi itu tuntas dalam waktu 2-3 bulan ke depan.

“Hari ini (kemarin) saya lakukan pengecekan langsung dilokasi IPA PDAM Mempawah. Saya sudah lihat kondisi kerusakan IPA tersebut, dan kita bicarakan langsung dengan jajaran PDAM Mempawah,” kata Ramlana.

Ramlana mengakui, kerusakan IPA memberikan dampak negatif terhadap pelayanan air bersih PDAM Mempawah. Sebab, pada beberapa wilayah tidak dapat dilayani dengan baik pasca robohnya bangunan konstruksi itu.

“Sejumlah wilayah seperti Desa Sungai Bakau dan Kecamatan Sungai Pinyuh tidak bisa terlayani. Karena, IPA yang roboh ini untuk para pelanggan yang bermukim di sana,” terang Ramlana.

Mengingat pentingnya keberadaan IPA tersebut, maka Ramlana mengintruksikan jajaran PDAM Mempawah untuk secepatnya melakukan perbaikan. Para teknisi PDAM diingatkan agar segera mungkin memulai pekerjaan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Secepatnya kerusakan IPA ini harus diperbaiki. Jika sudah bisa dimulai, maka segera lakukan proses perbaikan. Sebab, pekerjaannya cukup rumit harus dibongkar terlebih dahulu sebelum dibangun kembali,” ujarnya.

Melihat dari kondisi dilapangan, imbuh Ramlana, dia memperkirakan proses perbaikan IPA PDAM Mempawah itu membutuhkan waktu sekitar 2-3 kedepan. Karenanya, Ramlana menekankan agar proses perbaikan segera dimulai.

“Pembangunan konstruksi IPA nantinya harus lebih baik lagi. Perhitungkan dengan matang kekuatan dan daya tahannya. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegas Ramlana mengingatkan.

Ditanya umur instalasi IPA itu, Ramlana mengungkapkan pembangunannya dilakukan pada tahun 2010 silam. Artinya usia IPA PDAM yang roboh tersebut baru berdiri kurang lebih delapan tahun silam. Namun, buruknya konstruksi menyebabkan IPA ambruk.

“PDAM Mempawah memiliki 3 IPA. Yakni 2 IPA memiliki kapasitas 30 liter perdetik dan 1 IPA 20 liter perdetik. Nah, yang roboh ini memiliki kapasitas 20 liter perdetik,” paparnya.

Terakhir, Ramlana menghimbau seluruh pelanggan PDAM Mempawah yang terdampak insiden ambruknya IPA tersebut agar bersabar menunggu proses perbaikan dan pembangunan instalasi baru. Jika seluruh proses perbaikan telah diselesaikan, maka pelayanan air bersih akan kembali lancar.

“Kami minta masyarakat pelanggan air bersih agar bersabar menunggu proses perbaikan kerusakan IPA ini. Secepatnya proses perbaikan dilakukan dan pelayanan air bersih dioptimalkan,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Gusti Ramlana didampingi Pj Sekda, H Ismail dan sejumlah jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten Mempawah lainnya. (wah)

Berita Terkait