Bupati Buka Kegiatan Natal Gabungan

Bupati Buka Kegiatan Natal Gabungan

  Jumat, 28 December 2018 15:36
NATAL GABUNGAN: Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir dan Uskup Keuskupan Sintang Mr. Samuel Oton Sidin, membelah pagar menggunakan mandau saat akan memasuki gereja dalam kegiatan Natal Gabungan di Desa Cempaka Baru, Putussibau Selatan.

Berita Terkait

Ciptakan Keamanan dan Ketertiban

PUTUSSIBAU - Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir membuka kegiatan Natal Gabungan Se Paroki Penampakan Tuhan Keuskupan Sintang yang dilaksanakan di Dusun Nanga Era, Desa Cempaka Baru, Kecamatan Putussibau Selatan, Kamis (27/12) pagi.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat L Kebing, Uskup Keuskupan Sintang Mr. Samuel Oton Sidin, Anggota DPRD Kapuas Hulu Fabianus Kasim dan Antonius Tambun, Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Hulu Erlinawati Nasir, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kapuas Hulu Silvia Antonius, Camat Putussibau Selatan, Kulya, Danramil Putussibau Kapten Inf Nanang, Tokoh adat, agama, pemuda dan peserta natal gabungan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengatakan, patut bersyukur atas kegiatan natal gabungan se Uskupan Sintang. 

Dengan adanya kegiatan natal gabungan ini, bisa membawa kemajuan bagi masyarakat terutama di Kabupaten Kapuas Hulu. 

“Diharapkan bisa membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh umat di Kapuas Hulu,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula, dirinya berpesan agar tidak terpengaruh dengan isu-isu atau informasi hoax alias bohon terkait politik.

“Maklum, natal tahun ini berbarengan dengan musim politik. Diharapkan, umat membantu pemerintah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, tahun politik ini banyak informasi yang tidak jelas dan sengaja untuk memecah belah,” katanya.

“Masyarakat silahkan mendukung pilihannya, tapi jangan mau karena politik kita terpecah belah,” sambungnya.

Sementara itu Uskup Keuskupan Sintang Mr Samuel Oton Sidin mengatakan, natalan kita sambut penuh suka cita, janjian Allah dalam keselamatan melalui kelahiran juru selamat, begitulah hikmat Allah bagi kita melalui Yesus.

Menurutnya, Karya keselamatan Yesus harus terus diwujudkan dengan menjunjung tinggi hak - hak azasi manusia. 

“Kita patut bersyukur kepada Negara Indonesia melalui pemerintah yang peduli dan menangani hak azasi manusia masih terjadi di sejumlah tempat, kebebasan berbicara dan pendapat disalahkan gunakan untuk saling menghujat dan menebar kebencian,” katanya.

Ancaman terhadap umat dan penolakan pendirian rumah ibadah masih ada terjadi. Namun, katanya, Yesus, mengajarkan untuk saling mengasihi tanpa ada kebencian. “Kita perlu pemimpin yang penuh hikmat sesuai Pancasila, natalan mengingatkan kita Yesus yang tidak pernah menegur dengan kekerasan namun dengan lemah lembut dan tidak merendahkan harkat martabat orang lain,” terangnya. “Rayakan Natal bukan hanya dengan nyanyian saja, namun wujud nyata membela hak hak azasi manusia dan menebar kasih kepada sesama manusia tanpa batas,” paparnya.

Terpisah, ketua panitia kegiatan Laurensius Anyam mengatakan, natal gabungan merupakan agenda tahunan untuk menyatukan umat tanpa memandang perbedaan suku dan agama.  Menurutnya, Natal gabungan ini diikuti oleh seluruh desa se - Kecamatan Putussibau Selatan bahkan sampai ke Tanjung Lokang. “Berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini,” katanya. (arf)

Berita Terkait