Bupati Buka Gema Muharam Malam Ini

Bupati Buka Gema Muharam Malam Ini

  Senin, 9 November 2015 11:48
TECHNIKAL MEETING: Panitia Gema Muharram PHBI Kabupaten Kayong Utara saat memberikan penjelasan kepada para peserta lomba saat technical meeting di Masjid Agung Al-Qudsi Sukadana, Minggu (8/11). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid akan membuka secara resmi kegiatan Gema Muharram Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kayong Utara. Pembukaan sendiri akan dilaksanakan di Masjid Agung Al-Qudsi Sukadana, malam ini (9/11) pukul 19.15 WIB.Sekretaris PHBI Kabupaten Kayong Utara, Ichwani, menjelaskan jika pembukaan akan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Suhaimi, dilanjutkan dengan laporan ketua Umum PHBI Kabupaten Kayong Utara, Syarif Muzahar. Kemudian, dia menambahkan, akan ada arahan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Bupati, diakhiri dengan doa yang disampaikan dengan Ustaz Sudirmansyah.

“Di acara pembukaan ini, kita mengundang organisasi, majelis taklim, pengurus masjid, dan lain-lain. Terutama pejabat dari SKPD, juga kita undang untuk hadir dalam pembukaan ini,” kata Ichwani ditemui usai  technical meeting beragam lomba PHBI di Masjid Agung Al-Qudsi Sukadana.Panitia Gema Muharam yang juga bendahara PHBI Kabupaten Kayong Utara, Norman, menambahkan, untuk lomba telah disepakati sesama panitia hanya bagi warga kabupaten ini. Karenanya, setiap peserta disyaratkan mereka agar membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau identitas lainnya. “Kita ingin memberi kesempatan secara khusus bagi masyarakat Kayong Utara untuk mengikuti lomba ini. Tujuannya, agar muncul bibit-bibit baru yang dapat diandalkan Kabupaten Kayong Utara, untuk bersaing di tingkat provinsi dan terlebih lagi pentas nasional,” ujarnya.

Koordinator Bidang Sekretariat PHBI Kabupaten Kayong Utara, Rasmat, menjelaskan jika kegiatan yang akan dilombakan dalam Gema Muharam 1437 Hijriah ini di antaranya lomba Albarzanji, ceramah agama, hafalan surah-surah pendek, hafalan 1 juz, azan, kasidah, hingga karnaval. “Kegiatan lomba dimulai dari 9 hingga 14 November 2015 di Masjid Agung Al-Qudsi Sukadana,” Rasmat menerangkan.Pada saat technical meeting, masing-masing koordinator lomba memberikan penjelasan bagi peserta dan utusan. Penjelasan tersebut berkaitan dengan tata tertib lomba, waktu lomba dan aturan lainnya. “Untuk lomba al-barzanji diharapkan tiap peserta mengenakakan pakaian muslim, dalam lomba ini tak sekedar baca yang kita perhatikan, adab ketika hendak baca barzanji juga jadi bahan pertimbangan,” ungkap Koordinator Lomba Al-Barzanji, H Usman.

Sementara Koordinator Lomba Karnaval, Kamadi, menginformasikan, untuk lomba karnaval masih terbuka dan akan berakhir pada 13 November. Ia mengajak lembaga yang ada di Kayong Utara untuk ambil bagian dan membentuk kelompok untuk tampil dalam lomba karnaval. “Tiap lembaga hanya boleh mengutus satu regu dan tiap regu dengan peserta maksimal 20 orang (putra/putri/campuran),” katanya.Koordinator Bidang Publikasi dan Dokumentasi PHBI Kabupaten Kayong Utara, Syarif Helmi Fauziansyah, menyampaikan bahwa berkaitan dengan Gema Muharam ini, bidangnya telah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Selain lewat surat, juga melalui spanduk yang dipasang di beberapa titik juga ekspos melalui media massa. “Ini kita lakukan supaya warga Kayong Utara secara luas dapat ambil bagian dalam lomba ini. Tujuannya adalah untuk mencari kader atau bibit baru yang dapat diandalkan Kayong Utara untuk bersaing di tingkat provinsi dan nasional,” tandasnya. (dan)