Bupati Ajak Seriusi Gizi Buruk

Bupati Ajak Seriusi Gizi Buruk

  Kamis, 27 July 2017 10:00
ANTUSIAS: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir bersama jajaran Forkopimda antusias mengikuti arahan instruktur joget sehat pada Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis serta Pencanangan Germas di Gedung MABM Kapus Hulu, Selasa (25/7). MUSTA’AN/PONTIANAKK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu AM Nasir meminta agar masalah gizi buruk di Bumi Uncak Kapuas dapat ditangani serius oleh  petugas kesehatan, baik yang terjadi pada balita, dewasa, sampai usia tua. Penanganan serius tersebut, menurut dia, harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan memiliki kesadaran tinggi menjaga pola makan, lingkungan, dan perilaku hidup sehari-hari agar terhindar dari berbagai penyakit.

Selain itu, Bupati juga meminta petugas kesehatan memantau serta memberikan pelayanan yang optimal terhadap warga tempat mereka bertugas. “Petugas kesehatan mesti bisa memberikan kepalayanan maksimal kepada masyarakat," tutur dia pada kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis serta Pencanangan Germas, Selasa (25/7) pagi.

Dikatakan dia, untuk mengukur kesehatan masyarakat Kapuas Hulu sangat sederhana, dapat dilihat dari berbagai hal. Dimisalkan dia seperti melihat langsung jumlah pasien yang berobat di puskesmas maupun rumah sakit umum, selain itu juga dapat dilihat dari jumlah penjualan obat apotik. "Kesehatan sangat mahal, untuk apa harta banyak, tapi badan digeroti penyakit, sebanyak apapun harta akan habis," paparnya.

Pada acara yang berlangsung di Gedung MABM Kapuas Hulu itu, Bupati juga menghimbau masyarakat agar menjadi peserta BPJS. Dikatakan dia jika program itu sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai, terutama saat menderita berbagai penyakit di kemudian hari. "Harus disiapkan mulai dari sekarang, karena tidak ada manusia yang tidak pernah sakit," tutur Nasir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Harisson Azroi mengatakan, saat ini pelayanan kesehatan di Kapuas Hulu sudah memadai. Bahkan, dia menambahkan, tahun ini di Kecamatan Semitau dibagun rumah sakit pratama secara bertahap dengan dana kurang lebih Rp5 miliar. "Pembangunan tersebut nantinya akan dilanjutkan kembali tahun 2018. Pembangunan rumah sakit itu akan selesai ditahun 2018 mendatang," jelasnya.

Ia berharap dengan semakin membaiknya pelayanan kesehatan di Kapuas Hulu, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang berobat ke daerah luar. "Kami juga meminta masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Selama ini dengan segala keterbatasan, kami selalu berusaha membantu masyarakat dengan seoptimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat," ungkapnya.

Sementara, kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andi Jap, menjelaskan, melalui berbagai macam program kesehatan yang telah disusun pemerintah, sebagai upaya untuk memberikan penyadaran terhadap masyarakat untuk menanamkan pola hidup sehat. "Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat sangat penting, adalah mereka harus tahu manfaat dari obat-obatan yang diberikan petugas kesehatan," kata dia. (aan)

Berita Terkait