Buka Puasa Bersama Yayasan Mujahidin KalBar dan Bank Syariah Mandiri

Buka Puasa Bersama Yayasan Mujahidin KalBar dan Bank Syariah Mandiri

  Selasa, 21 May 2019 20:54
BUKBER : Acara ini juga dirangkai dengan peluncuran Buku Sejarah Yayasan Mujahidin dan Masjid Raya Mujahidin.

Berita Terkait

Buka puasa bersama keluarga besar Yayasan Mujahidin Kalbar bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri dihadiri ratusan anak yatim dari lima panti asuhan.  Acara berlangsung di Aula Serba Guna Masjid Raya Mujahidin, Selasa (21/5) juga dirangkai dengan penyerahan secara simbolis bingkisan kepada perwakilan anak dari panti asuhan yang diserahkan Wisnu Sunandar, Regional CEO region 6 Kalimantan Bank Syariah Mandiri kepada perwakilan Panti Asuhan Hidayah, Aisyiyah Tunas Harapan, Baitul Hikmah, Nur Fauzi, dan Al Adabiy. 

Wisnu dalam sambutannya  mengapresiasi kerjasama dengan Yayasan Mujahidin Kalbar. Dia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dengan dukungan dari masyarakat. “Kami bersyukur bisa bersama-sama melaksanakan buka puasa bersama ini dalam rangka turut memeriahkan ramadan,” kata dia. 

Lebih lanjut Wisnu mengatakan perkembangan bank syariah saat ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Dia juga menilai tingkat religiositas masyarakat dari hari ke hari kian tinggi. “Kami dari Bank Syariah Mandiri akan terus menerus memberikan pelayanan terbaik, tentunya dengan dukungan dari bapak ibu sekalian,” ucap dia. 

Ketua Yayasan Mujahidin, Thamrin Usman dalam sambutannya mengatakan  pengurus akan terus berupaya memajukan Yayasan Mujahidin Kalbar, dan meningkatkan pelayanan kepada jemaah. Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, Thamrin berharap dapat meningkatkan kualitas teknologi dan informasi di Masjid Raya Mujahidin. Satu diantaranya, dengan menjadikan masjid ini sebagai kawasan yang dilengkapi dengan WiFi.

Harapannya, ini akan mendukung program dakwah dan bagian upaya memakmurkan masjid. Dia juga mendorong adanya kesadaran umat Islam untuk menerapkan ekonomi syariah. Sebab itu, lanjut Thamrin, perlu adanya instrumen pendukung, ilmu pengetahuan berbasis syariah. 

Acara  yang di hadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Ridwansyah ini juga dirangkai dengan peluncuran Buku Sejarah Yayasan Mujahidin dan Masjid Raya Mujahidin. Pembina Yayasan Mujahidin memandang perlu untuk menerbitkan buku yang diharapkan bisa menjadi sumber informasi tentang sejarah Yayasan Mujahidin dan Masjid Raya Mujahidin. Dibentuklah tim penulis buku Sejarah Yayasan Mujahidin dan Masjid Raya Mujahidin dengan Penanggung Jawab Munir, dan Ketua Tim Rasmi Sattar, serta anggota tim terdiri dari tiga orang dosen sejarah dari lKlP PGRI Pontianak, Eka, Sadikin dan Suwarni. 

Tausiah disampaikan Ustaz Wajidi Sayadi. Dalam ceramahnya, Ustaz mengajak umat Islam senantiasa mengamalkan Alquran. Bertepatan dengan nuzululquran atau malam turunnya Alquran. “Bulan Ramadan ini bulan dimana Alquran diturunkan kepada Rasulullah. Untuk apa? Untuk menjadi huda atau petunjuk,” katanya. 

Sebab itu, sebagai petunjuk hendaknya umat Islam mengamalkan Alquran. Tidak hanya membaca tetapi memahami kandungannya. Menjadikan Alquran senantiasa petunjuk dalam kehidupan. Terpenting, lanjut dia meningkatkan kualitas ibadah, senantiasa memakmurkan masjid. Setelah Shalat Isya berjemaah, dilanjutkan peringatan nuzululquran atau bertepatan dengan malam 17 Ramadan 1440 Hijriah.  (mrd/ser)

Berita Terkait