Brasil Ditahan Imbang, Nymar Jatuh Bangun hingga Kaos Kaki Koyak

Brasil Ditahan Imbang, Nymar Jatuh Bangun hingga Kaos Kaki Koyak

  Senin, 18 June 2018 07:09
Neymar harus mengakhiri laga kontra Swiss dengan kondisi kaos kaki yang bolong. (Squawka)

Berita Terkait

Persaingan di Grup E tampaknya bakal lebih memanas. Pasalnya, sang unggulan di grup ini, Brasil, gagal meraih kemenangan di laga pertama mereka di Piala Dunia 2018. Selecao hanya pasrah harus berbagi poin dengan Swiss.

Di laga sebelumnya, Serbia sukses menang dengan skor tipis 1-0 atas Kosta Rika. Negara pecahan Yugoslavia ini pun untuk sementara berada di puncak klasemen sementara Grup E. Serbia menjadi satu-satunya tim di grup ini yang meraih tiga poin.

Di peringkat kedua diduduki Brasil yang disusul oleh Swiss. Keduanya sama-sama baru mengoleksi satu poin dari hasil imbang di laga Senin (18/6) dini hari tadi.


Peringkat sementara Grup E Piala Dunia 2018 setelah match pertama. (fifa)

Kosta Rika yang kalah dari Serbia pun hanya bisa berada di dasar klasemen. Wakil wilayah Concacaf ini belum meraih satu poin pun. Membuat peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya pun menjadi lebih berat.

Dengan hasil imbang ini, Brasil dituntut untuk bisa meraih kemenangan di laga kedua nanti. Selecao bakal ditantang Kosta Rika yang di atas kertas bisa ditaklukkan pada Jumat (22/6) mendatang.

Serbia yang sudah meraup tiga poin bisa sedikit tenang saat bertemu Swiss di hari yang sama. Namun, jika tak hati-hati, bukan mustahil Serbia bisa mengalami nasib yang lebih buruk dibanding Brasil yang hanya ditahan imbang Swiss.

Neymar benar-benar menjalani laga yang tidak mudah saat Brasil bertemu Swiss, Senin (18/6) dini hari tadi. Bagaimana tidak, penyerang yang berstatus pemain termahal di dunia itu dibuat jatuh bangun menghadapi pressure ketat skuad Swiss.

Sejak menit awal laga, Neymar benar-benar mendapat pengawalan ketat. Dari sejak berada di lini tengah, Neymar sering dihajar oleh Vahlon Behrami dan kompatriotnya.

Memasuki lini pertahanan Swiss, Neymar pun jadi 'piala bergilir' bek-bek lawan yang tak ingin wilayah mereka diporakporandakan sang bintang. Semuanya kompak untuk membuat Neymar tak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di laga tersebut.

Bahkan para pemain Swiss tak segan untuk melakukan pelanggaran keras yang membuat Neymar meringis kesakitan. Dari tiga kartu kuning yang diberikan wasit kepada para pemain Swiss, semuanya merupakan buah pelanggaran yang dilakukan terhadap Neymar.

Kartu kuning pertama didapat Lichtsteiner di menit 31. Di babak kedua, giliran Schar dan Behrami yang diganjar kartu kuning karena membuat Neymar jatuh berguling-guling.

Bahkan, saking seringnya Neymar jatuh berguling-guling, kaos kaki yang dikenakannya sampai robek. Hal ini tampak jelas dalam foto yang diunggah akun Twitter Squawka. Kaos kaki yang robek ini tampak dialami Neymar di kaki kirinya.

Memang, kaos kaki Neymar yang robek belum tentu disebabkan oleh pelangaran keras para pemain Swiss. Tapi ini sudah menunjukkan bahwa Neymar harus berjuang keras untuk menghadapi pengawalan ketat para pemain Swiss. Masih untung dia tidak ditandu keluar lapangan sebelum laga berakhir. (adw/JPC)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait