BPJS Akan Bayar Klaim Korban Tenggelam Kapal di Semitau

BPJS Akan Bayar Klaim Korban Tenggelam Kapal di Semitau

  Jumat, 8 February 2019 09:24
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Huku Wahyu Diannur

Berita Terkait

PUTUSSIBAU- BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu akan membayarkan klaim  kematian korban tenggelamnya perahu motor di dermaga Nanga Seberuang,  Kecamatan Semitau beberapa hari lalu. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu Wahyu Diannur mengatakan, delapan dari 13 korban karamnya perahu motor tersebut terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka merupakan karyawan sawit dari  Perusahaan Duta Nusa Lestari Khatulistiwa Estate. 

“BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu akan membayarkan klaim  kematian kepada 8 orang korban tenggelam tersebut,” katanya.

Untuk pembayaran klaim kematian, masing-masing korban tersebut akan mendapatkan Rp24 juta. 

Wahyu menjelaskan, sementara untuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun korban tersebut akan dilakukan perhitungan berdasarkan besaran iuran dan masa kepesertaan dari delapan orang korban ini nilai nominalnya pasti berbeda. 

“Untuk korban selamat sendiri tidak mendapatkan klaim apa pun dari kami. Karena dalam kasus ini bukan kecelakaan kerja, itu masuk ke dalam ranah BPJS Kesehatan karena sakit diluar hubungan pekerjaan,” ujarnya. 

Untuk proses pembayaran klaim kematian bagi karyawan perusahaan sawit tersebut kata Wahyu, memang belum dilakukan karena masih menunggu kelengkapan berkas data perusahaan. Namun yang jelas manfaat jaminan kematian mereka ini akan diberikan pada ahli warisnya.

“Kami berterima kasih kepada  Bupati Kapuas Hulu yang begitu peduli terhadap pekerja di Kabupaten Kapuas Hulu, untuk mewajibkna  setiap perusahaan dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran. Dan kami berharap Bupati Kapuas Hulu bersama sama BPJS Ketenagakerjaan untuk menyerahkan (secara simbolis) klaim  pembayaran jaminan kematian kepada kepada ahli warisnya,” harapnya. 

Lanjut Wahyu, dari delapan karyawan  sawit dari Perusahaan Duta Nusa Lestari Khatulistiwa Estate yang menjadi korban pada musibah kapal tenggelam beberapa waktu yang lalu dan dinyatakan berhak menerima pembayaran klaim kematian adalah Carolus H.N Suri, Asterius Marianus Lele, Hiasintha Yohana Bhoki, Marianus Bosko Situs Parera, Finsensius Balu, Maria Dolorosa Nio, Stefanus Nali, dan Alfonsia Halina. 

“Jika berkas semua sudah lengkap, kami akan bayarkan klaim kematian tersebut dan memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak dari korban tersebut dengan syarat kepesertaan minimal 5 tahun,” pungkasnya. (arf)

Berita Terkait