BNNP Beri Bimbingan TOT

BNNP Beri Bimbingan TOT

  Selasa, 6 September 2016 09:36
SAMBUTAN: Kepala BNNP Kalbar Nasrullah memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan TOT di aula Hotel Merpati Pontianak kemarin

SEBAGAI bagian upaya dan komitmen pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat mengadakan Training of Trainer (TOT) pada 40-an peserta; terdiri dari Serikat Islam, FKPPI, AMII, KELIMA, Pelangi Khatulistiwa, IKBM,  Selayar Care, dan Satgas anti narkoba Pontianak Timur, Desa Ampera Raya, Sungai Ambawang, Jawa tengah, Pal 9, Sui Rengas, Kakap dan Desa Durian. Kegiatan digelar di Hotel Merpati Pontianak, Senin (5/9). Selain training, semua peserta mengikuti tes urine untuk memastikan mereka bebas pengaruh narkoba.

Kepala BNNP Kalbar, Brigjend Pol Drs Nasrullah SA MHum mengatakan, semua peserta merupakan penggerak kelompok masyarakat, organisasi di lingkungan kerja, maupun dari masyarakat sendiri yang ada di Pontianak. Peserta TOT dibekali materi informasi narkoba, bagaimana pencegahan narkotika, serta cara mereka menyampaikan materi tersebut pada masyarakat lain di lingkungan masing-masing. “Masyarakat yang belum dapat pengetahuan dan pembinaan bahaya narkotika. Nah, mereka ini lah yang berikan penyuluhan agar tidak terlibat penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Karena itu, tambahnya, peserta TOT dibekali sehingga ketika mereka berada di lingkungan kelompoknya mereka bisa menyampaikan apa yang menjadi misi BNN untuk masyarakat agar tidak terlibat narkoba. “Paling tidak bagaimana lingkungan tempat tinggal dan kerjanya terbebas dari pengaruh narkoba,” tuturnya.

Jika dilihat dari jumlah anggota BNN Kalbar, hanya berjumlah kurang lebih 50 orang dari beberapa bidang, yakni di pencegahan ini sangat terbatas. Jadi, kata Nasrullah, kalau hanya mengandalkan jumlah yang ada di BNNK, sangat tidak memungkinkan menjangkau seluruh wilayah Kalbar.

Ia berharap, TOT menjadi salah satu bidang pemberdayaan di masyarakat, agar lebih banyak jangkauan. “Bahkan bisa lebih rinci bila dibandingkan kami yang ada di BNN ini, yang hanya mendata sepintas-sepintas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK, Isnawati menambahkan, peserta TOT akan diberi pembinaan  secara bertahap. Sebelumnya, mereka sudah mendapat bimbingan teknis, rapat koordinasi, kemudian diadakan workshop.

“TOT ini merupakan kegiatan terakhir. Adanya TOT ini diharapkan mereka sudah menggali semua ilmu dari BNN, sehingga nantinya siap menjadi tenaga penyuluh di masyarakat,” tuturnya. (pms/ser)