BNN Tangkap Penyelundup Narkoba 200 Kilogram

BNN Tangkap Penyelundup Narkoba 200 Kilogram

  Minggu, 12 May 2019 16:22

Berita Terkait

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional kembali membongkar tindak pidana narkoba. Kali ini, tim menangkap pelaku yang menyelundupkan narkoba  dari Malaysia ke Indonesia, via Riau. 

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, dua tersangka berhasil diamankan adalah Zulham dan Fajar dengan barang bukti 200 kilogram narkotika. Mereka ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/5). 

“Diduga narkoba masuk atau diselundupkan dari Malaysia melalui jalur laut ke Indonesia, dan dibawa dari Pekanbaru, Riau, dengan truk ke Jakarta dan Bekasi,” kata Arman kepada Pontianak Post, Minggu (12/5).

Pengungkapan berawal dari informasi akan adanya transaksi narkoba di wilayah Bekasi. Berdasar hasil penyelidikan, petugas mencurigai sebuah truk yang berasal dari Pekanbaru, Riau. 

Tim BNN mengikuti truk dari sekitar pintu keluar tol Bintara sampai ke Tambun, Bekasi. Tim melakukan penggerebekan setelah truk membongkar muatan berupa kelapa dan disimpan di sebuah rumah yang merupakan toko kelontong. “Dari hasil penggeledahan ditemukan narkoba jenis sabu-sabu kurang lebih 100 kilogram yang disimpan di dalam lemari,” kata jenderal bintang dua itu.

Berdasar keterangan tersangka Fajar, petugas mengetahui masih ada barang bukti lainnya yang disimpan di rumah kontrakan Zulham di kawasan Kranji, Bekasi. Petugas, Minggu (12/5), pukul 1.00,  menggeledah  rumah kontrakan Zulham. “Dari penggeledahan kembali ditemukan 97 bungkus sabu-sabu,” tegasnya.

Mantan Kapolda Kepulauan Riau ini mengatakan total narkotika yang disita dalam penangkapan dua tersangka itu kurang lebih 200 kilogram yang terdiri dari sabu-sabu, ekstasi, dan happy five. Khusus happy five, jumlahnya belum dihitung. Selain narkotika, petugas juga menyita satu unit truk, mobil, sepeda motor, dan alat-alat komunikasi. “Saat ini kasus sedang dikembangkan untuk mengejar  tersangka lain yang terlibat dalam jaringan tersebut,” kata Arman. (ody)

Berita Terkait