Besok Listrik Padam 3 Jam

Besok Listrik Padam 3 Jam

  Jumat, 10 June 2016 09:30
Saut Manurung

Berita Terkait

Dua Rumah Terbakar 

MEMPAWAH- Pemadaman listrik yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Mempawah belakangan ini, disebabkan gangguan jaringan dari kawat layangan. PLN mencatat ada dua titik rumah CO di wilayah Mempawah yang terbakar.

Kedua titik tersebut yakni di simpang empat BRI Mempawah dan simpang empat Desa Pasir, Kelurahan Pasir Wan Salim. Akibat kerusakan dua rumah CO itu, pemadaman listrik diwilayah Mempawah dan sekitarnya meluas. PLN Mempawah pun merespon cepat kerusakan tersebut dengan turun kelapangan.

Sabtu (11/6) besok, PLN Mempawah akan melakukan penggantian rumah CO didua titik tersebut. Atas perbaikan itu, maka dipastikan terjadi pemadaman listrik sementara. Mulai dari  wilayah Senggiring hingga Tanjung Sanggau, Kecamatan Sungai Kunyit. Diperkirakan, pemadaman berlangsung selama tiga jam.

“Perbaikan ini bersifat emergency untuk kelangsungan pelayanan listrik di masyarakat. Petugas akan melakukan perbaikan sejak pukul 08.00-11.00 WIB. Selama tiga jam itu, akan dilakukan pemadaman sementara,” terang Manager PLN Rayon Mempawah, Saut Manurung kepada Pontianak Post, Kamis (9/6) siang.

Atas pemadaman tersebut, Saut pun menyampaikan ucapan maaf kepada seluruh pelanggan listrik diwilayah Mempawah dan sekitarnya yang berdampak pemadaman sementara. Dia berharap pelanggan dapat memaklumi perbaikan tersebut demi kelancaran pelayanan listrik dimasa mendatang.

“Semaksimal mungkin kami memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan listrik diwilayah Rayon Mempawah. Karenanya, kami minta pelanggan memahami kebijakan pemadaman sementara yang harus kami lakukan,” tuturnya.

Kedepan, Saut pun mengharapkan kerjasama dan partisipasi masyarakat pelanggan listrik. Untuk menjaga dan memelihara jaringan listrik dilingkungannya. Misalnya, menjaga jaringan dari gangguan yang disebabkan kawat layangan.

“Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat pelanggan. Hendaknya tidak bermain layangan menggunakan tali kawat. Sebab, tali kawat layangan tidak hanya dapat merusak jaringan listrik melainkan juga dapat mengancam keselamatan manusia,” sebutnya.

Sementara itu, masyarakat Mempawah, Ardiansyah mendesak instansi berwenang dapat melakukan penertiban terhadap permainan layangan. Sebab, sudah banyak masyarakat yang celaka akibat tali layangan.

“Tolonglah Polisi dan Sat Pol PP Mempawah melakukan razia dan menertibkan pemain layangan. Permainan layangan itu hanya menimbulkan dampak negatif. Selain merusak jaringan listrik, juga mencelakai pengendara. Jangan sampai ada korban jiwa akibat tali layangan,” sesalnya menegaskan.(wah)

Berita Terkait