Bersahabat dengan Alquran

Bersahabat dengan Alquran

Jumat, 9 February 2018 09:09   152

Pepatah menyebutkan barang siapa yang bersahabat dengan penjual minyak wangi maka akan ketularan bau wanginya. Dan siapa yang dekat dengan pandai besi maka sangat mungkin terciprat bara apinya. 

Mengapa mutlak harus bersahabat dengan Alquran? Ya,  kita adalah muslim dan sepantasnyalah menjadikan apa-apa yang baik menjadi sahabatnya. Sahabat diartikan yang selalu menyatu, satu irama, dan satu tujuan. Sehingga ketika dijadikan sahabat baik dalam hal ini Alquran, pastilah kita menjadi baik. 

Alquran selain menjadi hukum Islam yang pertama, dialah pedoman hidup bagi umat Islam. Tidak  heran jika generasi sahabat, Salafussalih, adalah generasi terbaik sepanjang masa di dunia. Karena mereka menjadikan Alquran sebagai sahabat. Rasulullah SAW menegaskan,  “Sebaik-baik manusia adalah generasiku kemudian setelahnya,kemudian setelahnya.” (Muttafaq ‘alaih).

Langkah awal yang dapat ditempuh agar dapat memahami dan seterusnya dapat mengaplikasikan nilai–nilai dalam Alquran adalah dengan membacanya secara istiqamah. Adapun motivasi jiwa terkait keutamaan bersahabat dengan Alquran adalah dengan Wa’dun yaitu mengetahui janji pasti yang akan diberikan Allah SWT kepada orang yang istiqamah membaca Alquran. Antara lain, pertama, menjadi hamba Allah  yang terbaik. 

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik–baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” (HR.Bukhari)

Kedua, senantiasa diberi keselamatan dan petunjuk. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang–orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan  dan dengan kitab itu pula Allah  mengeluarkan orang–orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya  dan menunjukkan ke jalan yang lurus.” (Al Maidah 15-16). 

Ketiga, menjadi syafa’at (pembela) di Hari Kiamat. Rasulullah  SAW bersabda, “Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at pada orang–orang yang mempelajari dan menaatinya.” (HR.Muslim).

Keempat, akan dipakaikan mahkota pada kedua orang tuanya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca Alquran dan mengamalkan isinya, Allah akan memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus daripada sinar matahari di rumah-rumah dunia, dan dipakaikan kedua orang tuanya perhiasan yang tidak didapatinya di dunia, lalu keduanya bertanya, “Dengan amal apa hingga kita diberi pakaian ini?”. Dikatakan “Karena anakmu hafal Alquran.” Maka apakah balasan pahala yang akan dianugerahkan kepada orang yang membaca dan mengamalkan Alquran itu sendiri?”” (HR.Abu Daud).

Sungguh dahsyat Allah membalas pembaca Alquran. Bukan hanya diri kita yang mendapat balasan kebaikan, tetapi kedua orang tua pun ikut merasakannya. Kelima, mendapat pahala berlipat ganda. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang – orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami anugerahkan kepada  mereka dengan diam-diam dan terang–terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan  kepada mereka  pahala mereka dan menambah kepada mereka dari anugerah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (Fathir 29:30).

Rasulullah  SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca satu huruf Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR.At-Tirmidzi). 

Keenam, sebagai Penyembuh Segala Penyakit. Allah SWT berfirman, “Katakanlah Alquran itu adalah petunjuk dan obat penawar bagi orang-orang yang beriman.” (Fushilat 44). 

Ketujuh, dikumpulkan bersama para malaikat. Rasulullah  SAW bersabda, “Orang yang pandai membaca Alquran  akan ditempatkan bersama kelompok para malaikat yang mulia dan terpuji. Adapun orang yang terbata–bata dan sulit membacanya akan mendapat dua pahala.” (HR.Muslim ). 

Apa yang dimaksud dengan dua pahala bagi orang–orang yang terbata-bata dan sulit membaca Alquran? Yaitu, satu pahala untuk membacanya serta satu pahala untuk susah payahnya dalam membaca Al Quran. 

Kedelapan, lebih berharga dibanding harta benda dunia. Hadis Qudsi, Allah berfirman, “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Alquran dan menyebut nama-Ku sehingga tidak sempat memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya sesuatu yang lebih baik dari apa yang Aku berikan kepada orang – orang yang memohon. Dan keutamaan Kalam Allah atas semua perkataan adalah seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” (HR.Tirmidzi). Wallahu’alam.

Uti Konsen