Bernuansa Pop Ballad, Jadi Bukti Tak Pernah Tinggalkan Ungu

Bernuansa Pop Ballad, Jadi Bukti Tak Pernah Tinggalkan Ungu

  Sabtu, 11 March 2017 09:30
TERUS BERKARYA: Band yang terdiri dari Pasha, Enda, Rowman, Makki, dan Onci ini telah melahirkan 12 karya album. ADJI NURMANSYAH/INDOPOS/JPG

Berita Terkait

Sigit Purnomo Syamsuddin Said lebih dikenal sebagai Pasha akhirnya kembali menyapa penggemarnya. Bersama grup band yang membesarkan namanya, Ungu. Pria yang saat ini masih duduk sebagai Wakil Wali Kota Palu ini terlibat dalam album berjudul Setengah Gila. Adji Nurmansyah, Jakarta   

TAK terasa 20 tahun sudah Band Ungu berkarya di dunia musik Indonesia. Sejak berdiri di tahun 1996, band yang terdiri dari Pasha, Enda, Rowman, Makki, dan Onci ini telah melahirkan 12 karya album. 

Setelah satu tahun beristirahat karena kesibukan sang vokalis, Pasha sebagai Wakil Wali Kota Palu, di Hari Musik Nasional 9 Maret ini, Ungu comeback dengan merilis lagu dan album terbaru “Setengah Gila”.

Lagu ini sengaja dirilis di momentum Hari Musik Nasional untuk kembali menyegarkan ingatan Cliquers-sebutan fans Ungu-. Meski sebelumnya sempat mengeluarkan single tanpa sang vokalis, Pasha, Ungu seperti kehilangan ruh. 

“Setelah hampir satu tahun Ungu mencoba mencari sesuatu yang lain dari yang biasa kami lakukan dalam berkarya di industri musik, akhirnya kami memutuskan untuk memulai kembali debut dari Ungu versi 2017 dengan lagu dan album baru,” kata Pasha dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/3).

Lagu “Setengah Gila” ini rencananya akan hadir di album terbaru Ungu. Dengan adanya single ini, Ungu berharap menyembuhkan kerinduan para Cliquers terhadap Ungu. “Yang pasti Pasha hadir lagi di lagu ini. Kami semua bersaudara dan tak dapat terpisahkan,” ungkap Pasha.

Sebelumnya di tahun 2016, isu bubar band ini semakin kencang saat Pasha menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu. Ungu merilis single kala itu berjudul “Tanpa Hadirmu”. Maka lewat “Setengah Gila” membuktikan band ini tak pernah bubar.

Lagu Setengah Gila untuk pertama kalinya dinyanyikan Ungu di konser 20th Anniversary Concert Live in Singapore 2017 pada 25 Februari 2017 lalu di Esplanade Concert Hall, Singapura. Konser kelima Ungu di Singapura ini, dihadiri kurang lebih 2500 penonton dengan penjualan tiket yang habis terjual.

"Inilah saat yang ditunggu-tunggu dan kami rasa Singapura adalah tempat yang tepat buat kami memperkenalkan lagu terbaru kami untuk pertama kalinya," ucap Pasha. Tembang Setengah Gila secara resmi diedarkan pada Kamis (9/3) bertepatan dengan Hari Musik Nasional. 

"Setelah hampir satu tahun Ungu mencoba mecari sesuatu yang lain dari yang biasa kami lakukan dalam berkarir di industri musik, akhirnya kami memutuskan untuk memulai kembali debut dari Ungu versi 2017 dengan new song dan new album," jelas Pasha.

Meski kembali bermusik namun Pasha tak bisa leluasa layaknya vokalis band kebanyakan. Pasalnya Pasha harus pandai membagi waktu antara kesibukannya sebagai pejabat daerah dan vokalis sebuah band ternama. 

Lebih lanjut Pasha menjelaskan bahwa Ungu adalah hidupnya. Pasha sukses dikenal publik sejak bergabung dalam band tersebut ”Ungu ini kan hobi yang jadi pekerjaan. Dulu kan Ungu bisa tur 36 kota nggak pulang-pulang, sekarang nggak bisa gitu. Kita tidak mungkin seperti dulu, bukan soal aturan tapi etika. enggak enak kalau pejabat malah lebih banyak di luar untuk konser,” tambahnya.

Suami Adelia Wilhelmina ini mengaku tak masalah dirinya kembali ngeband sepanjang tidak melalaikan tugasnya sebagai pejabat daerah. Pasha berdalih hanya memanfaatkan waktu senggangnya untuk ngeband bersama ungu.

”Sepanjang tidak mengganggu tugas, saya kira tidak masalah. Saya bilang kalau ada waktu senggang bolehlah kembali sama Ungu,” tutupnya. (*)

Berita Terkait